Bukan yang Pertama
"Lalu kenapa? Sebuah pesta pernikahan itu kan, bukan hanya untuk kebahagiaan orang tua saja, tapi juga kebahagiaan kamu sendiri. Momen yang layak kamu dapatkan sebagai seorang wanita, agar bisa kamu kenang dan bagi pada anak-anak kamu nanti. Kamu memang tidak ingin memiliki kenangan seperti itu?"
Ina kembali terdiam, lalu kemudian menggelengkan kepalanya pelan.
"Ina gak butuh hal itu."
Eh?
"Selain karena Ina tidak pernah menyangka akan menikah cepat, dari dulu yang Ina lebih inginkan adalah mengukir senyum bangga dan bahagia di wajah Ibu dan Bapak. Makanya, Ina gak pernah punya mimpi tentang sebuah pernikahan layaknya gadis lainnya. Lagipula Ina sadar, siapalah Ina ini hingga boleh bermimpi
ตอนยอดนิยม