Kurir Pemilik Sistem
Air mata mengalir di pipinya, jatuh ke atas tangannya.
"Mas Wandi, kamu kenapa? Kamu nangis? Mas, ada apa?" Arini duduk, meraih tangan Wandi. Tangannya gemetar, tetapi dia berusaha tenang.
Wandi mengangkat wajah. Matanya merah, sembab. "Rin... aku... aku bermimpi."
"Bermimpi? Mimpi apa?"
"Noval... Noval ada di mimpiku. Dia bersama penjaga keris. Pria tua yang aku ceritakan tadi."