Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sadena

Sadena

Selin jadi tidak tega. "Dena, haus nggak?" tanya Selin. Sadena menggeleng. "Enggak." "Nih, minum air gue." Sadena menatap botol milik Selin. "Enggak usah. Air lo sisa setengah tuh. Simpan buat lo aja." "Nggak papa kok. Gue udah minum banyak." Sadena tetap menggeleng. Selin pun keukeuh. "Seteguk aja Dena. Daripada lo dehidrasi terus pingsan. Makin ribet, kan?"
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 427 Times as mine
Read
+Library
Alice

Alice

Alice menghembuskan nafasnya kasar, melihat Sendy yang tidak mendapat kan boneka apapun, semenatar Sendy pun sudah kelihatan sangat emosi. "Lama-lama i bongkar mesin ini!" bentak Sendy sambil memukul alat yang di gunakan untuk menggerakkan penjepit tersebut. Alice menggelengkan kepalanya, dia mendekat ke Sendy dan memasukkan koin nya untuk memainkan nya tersebut. "Kalau gue dapat, lo harus bayar boneka yang gue dapet," tantang Alice membuat Sendy memutar bola matanya malas.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 189 Times as mine
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as mine
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ours6boleeros
Sean bermonolog sendiri, menjilat bibirnya menikmati rasa manis yang masih menempel di bibirnya. Selamat datang di dunia Kingston, kelinciku.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as mine
Read
+Library
My Mine (Indonesia)

My Mine (Indonesia)

ucap Nadhara tanpa sadar. Dia meraih gelas itu lalu menenggak minumannya sampai habis, Nadhara terus ngotot dan berdebat dengan bartender ketika dia tidak di berikan minuman. Karena tidak ingin membuat keributan, akhirnya bartender itu kembali memberikan Nadhara gelas whisky berukuran kecil namun sangat memabukkan. “Oh, this right. I want fly!” gumam Nadhara mulai meracau.
9.816.2K viewsOngoingAdded to Library 324 Times as mine
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

Kesal Azka lagi. “Iya udah, ayok. Tapi gimana gue mau kasih ke mereka? Sedangkan ATM dan rekening aja gak punya,” lirih Alaska lagi. “Yaelah lo Alaska! Kan kita bisa lewat orang yang badannya gede tadi, atau lo telpon nyokap lo di kampung, buat kasih tau ke lintah darat itu, kirimin nomor rekeningnya ke gue!”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as mine
Read
+Library
Choice

Choice

“Mana orangnya?” “Aku di wastafel, Intan,” seru Maya. Maya melap wajahnya dengan tisu. Dia sunggingkan senyum seolah tak terjadi apapun. “Maaf, ya, datang langsung ke sini. Panas banget di luar. Nggak tahan pengin cuci muka.” “Kalau aku, mah, udah masuk freezer Reihan kali,” canda Intan. “Kamu mau minum apa?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as mine
Read
+Library
MINE

MINE

tanya Adam menatap ruangan gelap itu resah. "Kita cek kalau gitu." Davin mulai menggulung lengan kemejanya dan masuk ke dalam lubang dengan bermodalkan cahaya dari ponselnya. Adam mengumpat dan ikut masuk, "Sial! Aku benci debu!" "Aku tetep di sini, kalian tau kalau aku benci gelap," gumam Kevin pelan. "Ini aku nemu kunci di laci, siapa tau penting." Kevin memberikan kunci itu pada Adam.
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 945 Times as mine
Read
+Library
Elements

Elements

Ninna Krisna / Ninna Krisnamurtielvesritesterikatomes
Tapi baru saja Jaka selesai berkata… BUMM! Sinar merah tersebut kembali menyerang. “Sial! Ada penguasa api di antara mereka!” gumam Jaka, sekuat tenaga berusaha menahan kemudi agar tidak oleng. Shifa berusaha mengobati diri sendiri. Dia mengambil sebotol air mineral dan menyiramkannya ke atas lukanya, kemudian menarik napas dan menahannya beberapa saat. BUMM! BUMM!
102.8K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as mine
Read
+Library
DINAR

DINAR

jawab raccel menjelaskan Sungguh banyak kejutan disini, dinar sangat kagum dengan pulau ranland ini, dengan semua keajaiban yang dipunya dan sangat memanjakan mata ini. Dinar memegang batu-batu berkilau itu dan aoa yang terjadi dia tidak bisa memegangnya, seakan itu hanya bayangan saja, dia mencoba memegng yang lainnya juga tetap sama, sampai dia masuk kehamparan bercahaya itu ttp saja dia tidak merasakab apa-apa. "raccel kenapa aku tidak bisa memegangya?" tanya dinar penasaran "iya benar batu itu tidak bisa kamu oegang selagi bercahaya, tunggu sampai cahayanya hilang baru kamu bisa memegangya" jawab raccel dengan santai
105.9K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as mine
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status