Hidup di Dua Hati
(2) Mak Rusli menuntun Kenan menuju sebuah kafe yang berada di sekitar Bandara Internasional Minangkabau.
Kafe bernuansa ala-ala Korea, khusus menjual minuman Boba, ramen, dan pisang kriuk coklat menjadi pilihan Mak Rusli untuk berbicara empat mata dengan kemenakannya itu, sementara Kenan menunggu. Benaknya mencoba menebak, kira-kira apa yang hendak dibicarakan oleh Mak Adangnya, hingga tak menunggu sampai di rumah saja?
Bab Populer