Tetanggaku Rajin (Minta)
jawabnya tak mau kalah.
“Ah, iya, lah. Sama aja!”
“Cakep, kan, gue?”
“Iya, kayak berbi!” jawabku lagi.
“Serius?” ucapnya senang, senyumnya semakin lebar.
“Ho’oh, berbi ngepet!”
“Hish! Elu, ye!” Mbak Kiki berubah merengut sambil menunjuk ke arahku.
“Kayak artis negara mana, ya?” pancingku lagi supaya dia senang.