Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mistpouffer

Mistpouffer

pekik Mutia. “Aku malah bingung sama pola pikir kamu yang pesimis banget tentang hubungan kita! Aku mengorbankan semuanya untuk kamu, Mutia. Semuanya. Benar-benar semuanya, habis tanpa sisa.” Mutia menggigit bibir bawahnya. “Andai aja kamu mau ngomong sama aku baik-baik, Len. Aku dengan senang hati bakal menerima kamu. Tapi semua kelakuanmu ini enggak akan bisa aku maafkan.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as mistreating
Read
+Library
Mistake

Mistake

kata adriell memincing. "ngomong apaan sih, mau kaki lo ilang satu atau dua sekaligus gue gak peduli , pokoknya lo pulang dengan selamat" "jawab lo selalu ngebuat gue tersenyum. terima kasih. kesannya kayak dewasa padahal umur lo belum ada 20 tahun". "dewasa itu bukan dari umur , tapi dari gimana kita menyikapi masalah itu sendiri. udah jangan di bahas istirahat aja dulu biar cepet pulih ".
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as mistreating
Read
+Library
Suami Yang Tersakiti

Suami Yang Tersakiti

"Kau masih mendingan punya rumah sedangkan aku setelah diusir jadi gembel dan terlunta-lunta." "Tapi kau harus siap mental jika berbicara dengan istriku yang mood-nya sedang jelek, jadi bisa saja dia mengatakan yang tidak-tidak padamu." "Santai saja bro, kalau soal kata-kata menyakitkan sih aku sudah terbiasa apa yang paling menyakitkan selain dituduh oleh istri sendiri dengan kata-kata kasar yang luar biasa menyakitkan." "Sabar bro, aku tidak percaya dengan semua yang dituduhkan padamu, kita satu kampung dan aku tahu karaktermu dari dulu kau orang baik dan jujur jadi tidak mungkin melakukan kejahatan seperti itu."
814.7K viewsOngoingAdded to Library 500 Times as mistreating
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

“Nggak apa-apa, Neng. Ibu nggak pernah ambil pusing, nggak semua orang di sini seperti itu, kok.” “Tetap saja, mereka nggak punya etika. Apa lagi Asma lihat, orang-orang yang julid itu usianya di bawah Ibu. Harusnya mereka bisa bersikap hormat dan lebih sopan dengan orang lebih tua.” Ibu tak menjawab, dia hanya tersenyum sembari meraih satu pakaian yang masih dibungkus plastik di atas meja. “Ya ampun ... kirain bajunya bagus, Bu. Ini lebih bagus dijadiin lap daripada dipakai di badan,” kataku kaget melihat daster berbahan kasar dan sangat transparan ini.
9.49.0K viewsOngoingAdded to Library 340 Times as mistreating
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Kiara memutar kedua bola matanya. Prita mengibaskan rambutnya lalu berkacak pinggang. “Wow, apakah seperti ini perlakuan seorang pelayan kepada pelanggannya? Aturan, kamu berterima kasih padaku karena nggak memperpanjang masalah tadi. Untuk ukuran hotel bintang lima seperti ini, kejadian menjatuhkan minuman dan menodai gaun pelanggannya yang mahal adalah hal yang sangat memalukan.” Prita bergerak mendekat. “Aku nggak menyangka ternyata sekarang nasibmu begitu menyedihkan…”
1038.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mistreating
Read
+Library
Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

“Anggap aja lagi njenguk orang sakit.” Aku mengibas tangan di depan wajahnya. “Kamu pikir orang tuaku sakit?” “Sakit mental.” “Lois!” tegurku. “Apa namanya kalau nggak sakit mental? Orang tua itu mengayomi dan meluruskan kesalahan anak, Ly. Bukan nendang anaknya keluar rumah. Entah dia nanti bisa makan apa nggak. Entah dia nanti hidupnya aman atau nggak.”
1095.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as mistreating
Show Reviews (43)
Read
+Library
Redmi 9A
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah. Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
Read All Reviews
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

"Mama tidak pernah membedakan kalian, sejak kalian kecil mama selalu memperlakukan kalian sama. Mama akan marah dan memberi hukuman kepada anak tertua atau anak termuda di keluarga ini jika membuat kesalahan." "Tidak ada yang dimudakan atau dituakan, semuanya sudah ada pada posisinya masing-masing. Jika anak tertua ingin dihormati dengan yang muda, maka yang tertua juga harus bisa menghormati yang termuda." jelas Cintya dengan wajah datarnya. "Kamu masih ingat kesalahanmu yang sudah menuduh Arman melakukan korupsi pada perusahaan? Apa kamu sudah menyadari kesalahanmu?" Cintya menatap Dewa yang tertunduk dengan tajam.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as mistreating
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status