TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!
“Hal yang aneh — aku mulai ngerasa sendirian, padahal dulu aku pikir aku pengen itu.”
Seminggu kemudian, pamerannya dibuka. Ramai. Banyak orang datang, foto-foto, dan memuji karya “minimalis dengan emosi lembut.” Bara hanya tersenyum, menyalami, berterima kasih. Tapi di dalam hatinya, semua terasa… datar. Ia baru sadar, sukses tanpa seseorang untuk disombongkan, rasanya seperti lagu tanpa refrain.
Setelah acara selesai, Gio mendekat sambil membawa dua gelas kopi.
Hot Chapters