Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MOIROE

MOIROE

PACK SETHMOLF Ukiran ini tertera dengan jelas di atas pintu masuk pack, sebagai penanda bahwa ini adalah wilayah teritori yang harus dipatuhi. Isaura sendiri ketika menatap ukiran ini merasa bahwa ingatannya kembali pada masa ketika ia memasuki Arkadia untuk pertama kalinya. Gerbang yang hampir serupa. "Selamat datang kembali di pack tempat kita tumbuh bersama, Isaura." Sambut Neo dengan merentangkan kedua tangannya dengan raut wajah bahagia.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lebih baik aku diajak berbicara bahasa Jepang daripada harus memaki bahasa Inggris. Harumi menerangkan tentang kota Miyako dan beberapa kantor atau titik penting yang biasa dikunjungi bule atau turis asing. Termasuk tempat wajib yang harus dikunjungi Nick dan tim untuk merampungkan penelitiannya, yaitu Cosmoland, Miyazaki Science Centre, dan Miyazaki Perfectural Art Museum. "Kenapa kutu air itu harus kemari? Kenapa tidak ke prefektur yang lain?" Gerutuku.
10166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Walau tidak sekeruh tadi. “Kun Ji, kau ingin tahu apa yang membuatku merasa susah saat ini?” “Apa itu, Guru?” Cao Yin menarik napas panjang ketika tangan kirinya merogoh saku di jubah dalam untuk menarik secarik surat lain. Dia meletakkan kedua surat itu di hadapannya. “Tadi, Ming Zhao Yu datang dan memberiku surat pula,” katanya. Satu tangan menunjuk salah satu surat. “Dan ini surat dari Gak Tai Ciangkun.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

lirih Ocin berbicara dengan bayangannya. "Kau membicarakanku, ya?" tanya seseorang yang berada dalam salah satu ruang WC paling dekat dengan wastafel. Sontak hal tersebut membuat Ocin terkejut. Rupanya dia tidak sendirian di toilet yang lumayan besar itu. Terlebih lagi, orang itu menggunakan kata ganti 'aku' yang menandakan dia adalah orang yang sedang Ocin bicarakan yakni Joe. Benar saja, saat orang tersebut keluar dari WC, Ocin tahu persis dia Joe.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
SUAMIKU 90 CM

SUAMIKU 90 CM

Suamiku 90cm Bab 26 : Bali Taklama sesudah membuka pesan, nama Mas Syafril kembali muncul di layar. Kuabaikan panggilan telepon darinya setelah itu kumatikan kembali ponsel.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

Mely mesem-mesem sendiri. Alby Online Devita : [Oke] Devita : [Jam berapa? Dimana?] Alby : [Restoran AZ, jam 10 pagi] Alby : [Bisa?] Devita : [Okeh] Devita : [Sharelock] Alby : Send a location Alby : [Oh, iya foto lo? Biar nanti gue gak susah nyarinya] Me : Send a photo Mely tersenyum. Perempuan itu buru-buru menghapus jejak pesannya. Namun, untuk lokasi, Mely meneruskan pesan itu, lalu mengirimkan ke nomornya.
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Tapi Anara masih sempat melihat seringai menakutkan di wajahnya, dari sudut mata, sebelum kemudian mobil kembali melaju di jalan raya. Apa ini, yang dikatakan Bryan dengan teman-teman yang baik? Yang asik? Bulshitt! *** Handpone di dalam tas kembali berdering. Ini sudah yang ke sembilan kali. Enggan, Anara mengangkat panggilan ke sepuluh. Suara bariton Bryan terdengar di seberang sana, menanyakan keberadaan gadis ith sekarang. Dia memberitahu, sedang berada dekat pantai Jimbaran. Tepatnya di sebuah resto masakan laut, terkenal di sini. Resto Bintang Laut, nama yang sempat di bacanya di famplet bagian depan bangunan.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Ciri fisik dan satu kebiasaan yang dituliskan tadi adalah yang Liara simpan di ingatan. "Kalau kau hilang, aku bisa memberikan ciri-ciri itu pada polisi," jawab si perempuan asal. "Aku tak akan ke mana-mana. Memang, hilang ke mana?" balas Hagan lagi. Ia berdiri dengan lutut, wajah sudah sejajar dengan Liara. "Aku punya tahi lalat di dekat rusuk dan tengkuk?" Pria itu mencuri satu kecupan di ujung bibir kanan atas Liara.
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 871 kali sebagai miyako 509
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status