Candu Dekapan Kakak Ipar
Aroma parfum dari jas mahal itu begitu maskulin dan fresh, membuat Djiwa langsung bisa menebak siapa pemiliknya.
Ia membawa pandangannya pada Radja yang duduk tenang sambil menggeser layar iPad di atas pangkuannya. Benar saja, saat ini pria itu hanya mengenakan rompi navy dan kemeja biru.
Wanita itu buru-buru menyampirkan jas mahal Radja di sandaran kursinya, lalu melangkah cepat keluar untuk menuju toilet karyawan.
Namun baru dua langkah, suara bariton itu terdengar—datar, dingin, tak bisa dibantah.