Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Ibu Angkatku yang Superior

Tujuh Ibu Angkatku yang Superior

Suara ini …. Sebenarnya dia Master dalam bidang apa? “Ayah, apa kamu yakin … Ayah?” Yoga melirik sekeliling dengan kebingungan. Dia baru menyadari Neil sudah meninggalkannya. Di dalam area kumuh …. “Para tetangga semuanya, aku sudah selesai menyelidiki. Ini adalah hasil penyelidikan. Berdasarkan aturan tebusan penggusuran rumah terbaru, setiap meter persegi akan dibayar ganti rugi sebesar 6,6 juta. Berapa besar biaya ganti rugi yang dibayarkan Properti Bungalow?” tanya representatif sebuah kampung.
8.9694.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.9K kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Tampilkan Ulasan (136)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Kita berdua biasanya ngobrol santai, tentang apa yg mau dimasak atau hal-hal obrolan sepele lainnya. Didepan rumahku ada jalan desa yang memisahkan rumahku dengan rumah mbah Harso. Aku dan suami belum membuat pagar rumah, karena terkendala kebutuhan yang lain, baru ada tiang-tiang pagarnya. Di depan tiang pagar ada pembatas jalan berupa tembok semen. Biasanya digunakan ibu-ibu untuk duduk dipinggiran jalan sambil mengobrol.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Teraniaya

Pewaris Yang Teraniaya

Pak Bogel tidak langsung menjawab pertanyaan Dewa; dia malah menatap langit-langit rumah. Sepertinya pak Bogel sedang memperkirakan biaya pembangunan rumahnya, meskipun dia bukan seorang kontraktor atau sarjana sipil, akan tetapi pak Bogel sering bekerja sebagai tukang membangun rumah orang yang membutuhkan tenaganya. Setelah terdiam beberapa saat, Pak Bogel membuka suara, “Setelah saya hitung, kurang lebih seratus sampai seratus lima puluh juta, sudah termasuk pasang keramik dan pasang plafon.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Lasmini dan kawan-kawan telah sampai di tembok ketiga. Tembok yang terbuat dari bata itu menjulang setinggi 5 meter. Permukaannya sangat halus. Sarip mengetuk-ngetuk permukaan dinding itu. “Hmm, tampaknya cukup mudah untuk diledakkan,” gumam Sarip. Sarip memandangi ke sekelilingnya, di depannya ada tembok tinggi itu sedangkan di belakangnya ada kolam.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Brondong Kampung Kaya Raya

Brondong Kampung Kaya Raya

Aji masih tidak mengerti kenapa mereka datang ke tempat ini. Pandangannya menerawang ke sekeliling. Halaman yang tidak terlalu luas, tetapi hijau karena banyak tanaman yang ditanam di pot-pot kecil. Pagar yang hanya cukup untuk dilewati satu sepeda motor. Tetapi bangunan rumah tampak baru. Cat temboknya dibuat unfinished, hanya semen halus dipadu dengan interior kayu. Sebuah papan nama besar terpasang di atas pintu CV. Apang Hutama.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Pernikahan di Balik Skandal

Pernikahan di Balik Skandal

Di dalam halaman ada berbagai bunga dan tanaman rambat, warnanya begitu indah dipadukan. “Aku ingin American Holly tapi aku takut kena tangan Niel, ada durinya sedikit. Aku juga ingin bunga soka jawa tetapi itu akan terlalu lama tumbuh. Menurut aku yang ini aman. Di sini memang hanya boleh pakai pagar kayu atau tanaman. Bagian belakang tetap harus memakai tembok karena ada bangunan rumah juga di belakang.” Mereka berjalan bersama masuk ke halaman depan rumah.
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Kemudian, berbelok di persimpangan, melambat di depan sebuah pagar besi dengan tembok tinggi yang melingkari halamannya. Di balik pagar, berdiri kokoh sebuah rumah berlantai tiga yang belum sepenuhnya rampung. Bahkan, beberapa pekerja masih sibuk memaksimalkan penyelesaiannya. Beberapa material tergeletak di halaman yang dipenuhi pohon palem yang masih kecil-kecil itu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Rumah Pakdenya Bagas terletak di pinggir jalan utama dengan pagar yang tinggi dan pintu gerbang yang besar juga tinggi. Memasuki pintu gerbang langsung bertemu dengan halaman yang cukup luas yang sebagian besar telah dipasangi paving blok itu. Sedangkan di pinggirannya yang langsung berbatasan dengan pagar, ditanami aneka tanaman hias yang menimbulkan kesan hijau asri dan indah dipandang mata.
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Konglomerat

Tuan Muda Konglomerat

Sebagai karyawan, mereka sudah tahu jelas kalau proyek ini sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Komplek Permata Raya merupakan perumahan yang dibangun oleh Perusahaan Martaguna. Harga terendah perumahan itu sekitar 1 milyar per rumahnya. Dikarenakan harganya yang mahal, maka seluruh perabot yang digunakan pastilah harus merupakan produk impor.
9.1120.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

tanpa buang waktu, si pria setengah tua ini langsung bergerak memerintahkan anak buahnya melihat semua kondisi bangunan, kemudian Masri di perlihatkan gambar furniturenya. Satu jam kemudian si pemborong mulai hitung-hitung biaya rehab, sekaligus biaya furniturenya. Totalnya mencapai 200 juta. “Hmm…175 juta! Kan nggak bayar pajak tuh apalagi komisi, kamu terima utuh. Ku bayar 25% di awal, lalu 25% saat kerjaan sudah 50% dan pelunasan cas setelah 100% kerjaan,” tawar Masri tanpa basa-basa.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai model pagar tembok samping rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status