Karma Suami Mendua
"Ya sudah, saya mau pesan. Sekalian bata ringan, semen, pasir, koral, dan besi untuk pondasi. Untuk membangun pagar pembatas yang panjangnya 10 meter, kira-kira butuh berapa semuanya?"
"Sebentar saya tanyakan bos dulu, Mas."
Kamila menatap pria yang berdiri di depan etalase itu dengan kening berkerut. Bukankah itu Angga? Ketika Harsa membahas tentang berapa banyak material yang diperlukan bersama pria itu, Kamila mendekat.
"Nanti kami antarkan. Ancer-ancer rumahnya di mana?"
"Dia kan anaknya Bu Wati, Mas. Itu lho, area depannya makam. Deketnya Pak Jogoboyo Sugeng," sahut Kamila.
Hot Chapters