Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

“Ibu mertuaku, Dad. Tekanan darahnya sempat naik.” “Apa terjadi hal yang serius?” “Dokter bilang tidak ada yang perlu dikhawatirkan hanya saja kondisinya masih dalam pengawasan. Tapi tetap saja, beliau harus banyak istirahat dan jaga pola makan.” “Akan kuminta seseorang mengirimkan sesuatu untuk ibu mertuamu,” ucap Theo singkat. “Terima kasih, Dad. Tapi jika merepotkanmu—“
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
My Lovely Doctor

My Lovely Doctor

kata Yeon Ra dang mengeluarkan stetoskop miliknya Setelah Yeon Ra melakukan pemeriksaan pada Tae Seo dan menayangkan beberapa keluhan dari Tae Seo akhirnya Yeon Ra memberikan sebuah resep untuk Tae Seo "Berapa tekanan darahku Raya?" tanya Tae Seo tiba-tiba "120/80" jawab Yeon Ra dengan datar "Benarkah?" kata Tae Seo dengan raut wajah sedikit terkejut.
9.954.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

“Baik, kita periksa lebih lanjut. Kita cek kemungkinan cedera dalam juga.” Dokter memulai pemeriksaan awal dengan memasang alat pengukur tekanan darah di lengan Bima, sementara perawat membantu menyambungkan monitor untuk mengecek detak jantung dan saturasi oksigen. Suara bip-bip monoton dari alat monitor mulai terdengar, mengisi ruangan.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

seru Rosalynd dengan sedikit meninggikan nada suaranya. Nyonya Greta terkekeh pelan sembari menyiapkan ramuan vitamin di atas meja dorong. "Anda bisa saja. Kemarin, Anda pingsan cukup lama karena tertekan dan sangat mustahil bisa kembali secepat itu. Nah, sekarang periksa tekanan darah anda terlebih dahulu, ya." Kata perawat Greta.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Godaan Pilot Perkasa: Terjebak Janda Cantik dan Anaknya

Godaan Pilot Perkasa: Terjebak Janda Cantik dan Anaknya

Ia teringat tatapan gelisah Robert di ruang tunggu tadi. "Pak Anton, coba buka manual pumping sistem sayap kanan. Aku merasa ada fluktuasi kecil di jarum tekanan, meski cuma sepersekian bar," perintah Mahes datar. "Siap, Kapten." Anton mulai menekan beberapa tombol di panel atas. "Tekanan stabil di 32 PSI. Tidak ada kebocoran internal yang terdeteksi sistem, Pak."
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Bidan Mima

Bidan Mima

Aku segera mengarahkan mereka untuk meletakkan pasien di atas meja periksa. "Mey, tensi meter sama doppler," perintahku pada Memey. "Iya, Kak. Ini" Memey yang selalu sigap, segera mengambil dan memberikannya padaku. Aku mengambil stetoskop yang sedari tadi menggantung di leher, memeriksa tekanan darahnya. Seratus delapan puluh per-seratus dua puluh. Hipertensi! (Tekanan darah tinggi)
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Penyamaran Saudara Kembar

Penyamaran Saudara Kembar

Perempuan itu curiga karena Pak Surya selalu memegangi kepala semenjak mereka sampai rumah. Dengan cekatan, Bu Ranti memasang manset yang terhubung dengan kabel dan monitor. Manset itu melingkari bagian atas siku kiri Pak Surya. Setelah tombol pengukur ditekan, kainnya menggembung dan tak lama kemudian muncul angka tekanan darah pada layar. "Astaghfirullah. Ayah habis makan apa tadi? Lihat, Tan, tensinya sampai 180!" seru Bu Ranti.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

Kataku panjang lebar. "Iya mbak, saya paham ." Kata bu Rania. "Mari saya periksa tekanan darah dulu sebelum saya tinggal ke ruang perawat." Ujarku sambil memasangkan alat tensimeter pada lengan bu Rania. "Normal ya 110/70, saya ke ruang perawat untuk nyuci alat, itu tempat ari-arinya nanti bisa dibawa pulang." Tunjukku ke arah kendil tanah liat di bawah bed pasien.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

"Aku... aku ok..." Ryan mengatur napas. Giok di dadanya perlahan mulai mendingin. Dokter Hendra masih menatap monitor dengan mulut terbuka. "Ini... ini tidak masuk akal." Matanya menatap bergantian antara monitor dengan Dokter Wardana. Sementara Dokter Wardana hanya tersenyum tipis sambil mengangguk. "Tekanan darah stabil, 120/80. Saturasi 94%. Ritme jantung normal," Suster Ratna membacakan angka-angka dengan nada tidak percaya. "Pak Darma... dia stabil."
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai monitor tekanan darah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status