Selamat Malam, Tuan Ares
Robbie menambahkan, “Angel, monster telah berkeliaran di Kebun Turmalin baru-baru ini. Sepuluh melihat ia memasuki kamarmu. Kau harus lebih berhati-hati akhir-akhir ini. Cobalah yang terbaik untuk tidak meninggalkan pengasuhmu.”
Ekspresi ketakutan muncul di mata Angel.
"Seekor monster?"
Di mata Robbie, Angel tampak lebih terkejut daripada gelisah.
Robbie memegang tangan Angel secara emosional dan bertanya, “Angel, bisakah kau memberitahuku kalau kau melihat orang misterius itu?”
"Ia terlihat seperti apa?"
“Sosoknya diselimuti cahaya perak. Ia lebih tinggi dari Ayah. Selain itu, ia mampu berjalan menembus dinding batu,” kata Robbie.
Hot Chapters