Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Sang CEO Muda

Gairah Sang CEO Muda

Matahari Jakarta yang mulai meredup memberikan cahaya oranye hangat pada rumput hijau yang tertata rapi. Di tengah lapangan, Tobi—dengan perawakannya yang besar dan ramah—sedang membungkuk rendah, berpura-pura menjadi monster raksasa. "Kalian tidak bisa lari dari Monster Bug!" serunya sambil tertawa bariton.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as monster bayangan
Read
+Library
ISTRI BAYANGAN

ISTRI BAYANGAN

Kami makan dalam diam, meskipun Azizah sesekali mencoba mencairkan suasana yang mulai terasa berat. ​Tujuan selanjutnya adalah Marine Drive, pusat keramaian di tepi laut Mumbai yang terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya. Saat kami tiba, suasana sangat ramai. Orang-orang duduk di sepanjang tanggul beton, menikmati angin laut yang kencang menyapa wajah. ​Aku turun dari mobil dengan senyum yang sedikit lebih lebar. "Indah sekali di sini, Azizah."
329 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as monster bayangan
Read
+Library
Bayangan Hati

Bayangan Hati

Angin bertiup ringan, menyapu permukaan danau kecil itu dan membawa serta aroma air yang menenangkan. Di salah satu sisi danau, di bawah rindangnya pohon maple, Robin Van Robert (58) tengah duduk santai di kursi lipat, berdampingan dengan Joseph Dimitri (86), sahabat lama mendiang ayahnya yang telah tiada. Di hadapan mereka, dua batang pancing berdiri tegak, ujung senarnya tenggelam dalam air yang tenang.
520 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as monster bayangan
Read
+Library
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

Pokoknya spesies yang satu ini harus di Lestarikan! Tapi Kalau putra udah duduk di bangku, pandangan nya selalu ke depan dan ke bawah tidak pernah menyamping! Yah terkadang sih, Tapi itu jarang banget! Makanya anak itu dijuluki anti mainstream. "Yah kalau dia cowok yh kuajak Mabar broo! kalau dia cewe yang pasti ku ajak pacaran! gimana temen temen?" ucap Ronald sambil tertawa.
9.93.5K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as monster bayangan
Read
+Library
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

"Apa isi surat itu?" Matahari di balik sisi stadion mulai tenggelam membuat lampu besar di sekitaran mereka menyala terang. Derek melepaskan kacamata hitamnya. "Sama seperti sebelumnya." Jawab Derek. "Lebih mengancam?" Tanya Adina khawatir dengan keselamatan Bobby. "Tidak juga. Aku hanya di ingatkan kalau pers akan berpesta pora kalau mereka tahu tentang Bobby. Aku bahkan juga tahu itu."
3.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as monster bayangan
Read
+Library
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Cahaya dari pedangnya menerangi area sekitarnya, mengungkap bayangan dan membuatnya lebih mudah untuk dihindari. Ketika Razgor mencoba menggunakan "Bayangan Kembar," Zero menggunakan jurus "Angin Badai" untuk mendorong bayangan itu pergi. Angin kencang dari pedangnya mampu memecah bayangan dan mengungkap posisi sebenarnya dari Razgor.
934.0K viewsCompletedAdded to Library 815 Times as monster bayangan
Read
+Library
DiaLangit

DiaLangit

Lo ngomongin gue Gue bodo amat Lo nge-hina gue Gue bodo amat Seketika semua penghuni kelas X IPS 2 tanpa terkecuali, menoleh ke arah pintu, menatap seseorang yang berdiri dengan cengirannya di ambang pintu kelas mereka. *** Seseorang yang masih berdiri di ambang pintu kelas X IPS 2 itu hanya menunjukkan cengiran bodohnya. Bahkan saat semua pasang mata penghuni kelas menatapnya, dia sama sekali tak merasa bersalah. Dia---Arvano Narendra, ketua basket SMA Nusa Pertiwi, siswa kelas XI IPA 1. Sedari tadi, dia ikut menyaksikan drama romantis yang ada di kelas X IPS 2. Awalnya, dia ada urusan dengan salah satu siswi kelas X itu, tetapi, saat berniat memanggil orang tersebut, dia sedikit heran saa
2.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as monster bayangan
Read
+Library
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Andi mengangguk setelah menemukan yang dia cari itu. Andi segera menuju parkiran dan memakir si Jack motornya. Andi turun dari motornya dan segera menuju sebuah bangku di sana. Andi mengawsi sekitanya, lali segera duduk-duduk di bangku itu. Andi tersenyum memperhatikan bangku yang didudukinya itu. Bangku yang didudukinya ini sangat mirip dengan bangku-bangku tunggu yang biasanya ada di terminal. Atap tempat duduknya itupun juga berbentuk seperti yang ada di terminal. Dan yang menyakinkan dia bahwa ini dulunya terminal adalah nama taman ini yang tadi sempat Andi lihat. 'Taman Terminal 001' seperti itulah namanya.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as monster bayangan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status