Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Amora pergi dengan ojek online. Sesampainya di sana, Amora celingak-celinguk mencari markas Oscar. Ia tidak tahu ciri-ciri anak Oscar. Berbeda dengan anak-anak Baskara yang mencirikan diri mereka dengan gelang tali berwarna biru. Saat itu, Amora tak sengaja melihat seorang cowok dengan motor ninjanya dengan pelan. Ia pikir, mungkin itu salah satu anak Oscar. Amora mengikuti dari belakang dan benar ... Amora menemukannya. Markas Oscar. Amora yakin. Ia melihat banyak motor dan ... Ia juga melihat salah satu cowok yang waktu itu memukuli Raga bersama Jeha di belakang sekolah. Amora melangkahkan kakinya tanpa rasa takut. Rasa penasarannya mengalihkan ketakutannya. Saat sampai di sana, beberapa a
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Kuarahkan tatapan pada Ridho dan semua pasukannya dengan penuh dendam. “Habisi dia!” perintah Ridho sembari menyeringai. Semua pasukan lelaki berambut mohawk tersebut akhirnya maju dan membuat riuh suasana di sekitar. Beberapa dari mereka dapat kuhantam mundur, tetapi mereka yang membawa kayu dan besi akhirnya mengoyak-ngoyak tubuhku hingga tak berdaya sama sekali. Aku rubuh untuk kesekian kalinya dan terempas di atas tanah sembari terpekik kesakitan.
103.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Miss Montok

Miss Montok

“Makanya kalau bawa makanan, jangan ditawarin terus ke dia. Ntar tambah bulet!” Rasanya mau marah, tapi memang kenyataan. Kalau mau berpikir positif, masih untung aku dijuluki 'Miss Montok'. Soalnya konotasi 'montok' lebih cenderung ke padat berisi, daripada 'gendut' yang terkesan melecehkan.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
MONSTER

MONSTER

Ajak kak Mario sambil membawa kunci motornya yang tergoler dimeja. Dengan sigap aku langsung berdiri dan mengikutinya dari belakang berjalan menuju motornya yang terparkir. Selama dimotor aku dan kak Mario banyak bercerita walaupun kadang tidak nyambung karena aku suka mendadak budek kalau dimotor. Dan setiap kali jawabanku tidak nyambung kak Mario akan menertawakanku membuatku langsung merenggut kesal.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

POV Adrian “Adrian, aku merasa hancur. Aku hanya ingin membuat semua orang bahagia, tetapi aku tidak tahu bagaimana caranya,” Livia berkata, suaranya penuh kesedihan. Aku merasakan rasa bersalah yang semakin menggerogoti diriku. “Livia, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti perasaanmu. Aku hanya… aku hanya merasa bingung,” kataku, berusaha menjelaskan.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Monster itu adalah Pemakan Langit. Setelah menyelamatkan Basita dan yang lainnya, Chandra meninggalkan Gunung Rinto. Dia berjalan di sebuah kota yang makmur di Someria dengan perasaan hampa, tidak memiliki tujuan pasti. Di dunia yang begitu besar, ternyata tidak ada tempat untuknya. “Cepat lihat, itu Pendekar Bertopeng.” “Apakah burung kecil di bahunya itu adalah Pemakan Langit yang sudah buat gempar dunia maya?”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48.5K kali sebagai montok
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Itu sebabnya, dia tidak bisa lepas dari pandangan Surya. "Hmph." Monty mencibir dan berkata, "Aku belum pernah bertemu dengan lawan yang sebanding denganku. Jadi, mana ada yang namanya pertarungan? Membunuh, terutama membunuh para kultivator, nggak ubahnya seperti sebuah permainan bagiku." Setelah berkata seperti itu, Monty merapalkan mantra dan langsung menghilang tanpa jejak. Detik berikutnya, Surya jelas merasakan Monty muncul di sisi kanan di belakangnya.
9.9393.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Apakah orang-orang tidak tahu kalau kedelapan giok tak bisa dikumpulkan karena itu merupakan keinginan dari naga sendiri? “Itu mitos, Long Wei ....” Long Wei terkejut karena Yang Feng seakan-akan tahu apa kata hatinya. “Itu mitos dan belum ada yang bisa membuktikan kalau kekacauan ini adalah kehendak sang naga yang tak mau Giok Langit bersatu. Akan tetapi, tempat altar di gunung Yuling itu benar adanya, Tanah Pemanggilan Naga, begitulah orang-orang menyebutnya. Jadi pertanyaannya, bagaimana kalau mitos itu salah dan Giok Langit jatuh ke tangan orang jahat? Seperti jawabanmu, kekacauan.”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status