Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Pos 1: Kandang Monyet Depresi Rombongan berhenti di depan kandang si monyet yang masih duduk melamun menatap tembok. Monyet itu tidak bergerak sama sekali, bahkan saat Victor melempar kacang. "Kok monyetnya diem aja?" protes Victor. "Mati ya?" "Sembarangan," potong Rangga cepat. "Dia sedang dalam fase Deep Meditation state. Monyet ini adalah Guru Spiritual kami. Namanya Master Oogway."
10975 viewsOngoingAdded to Library 39 Times as montok
Read
+Library
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as montok
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

jika mungkin dia tidak pernah bisa kembali maka dia tidak bokeh berakhir menyedihkan di dunia ini karena ketidaktahuannya. Pada tengah hari, Centaur itu membantunya memetik beberapa buah di hutan untuk dimakan dan juga mengatasi rasa haus. Buah ini berwarna orange cerah dan juga ada yang sedikit kecoklatan, ukurannya hanya sekitar satu genggaman tangan dan berbentuk bulat.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 704 Times as montok
Read
+Library
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

Di antara bayang-bayang pohon tinggi yang berdekatan dengan gua, sebuah sosok besar melompat dengan lincah—seekor monyet raksasa setinggi tiga meter, sayapnya robek dan penuh bekas luka, tubuhnya kokoh seperti veteran pertempuran. Matanya yang kuning menyala penuh dendam saat ia meluncur menuju suara pertempuran, meninggalkan aroma asam dan darah di udara. Kael menahan napas—monster itu adalah ancaman yang telah mengintai sebelumnya, dan kini ia tahu seberapa nyata bahayanya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as montok
Read
+Library
Tangisku

Tangisku

aku bertanya dengan sedikit bingung. “Aku tadi membayangkan aku memasak makan siangku di rumah” dia menjawab “Lalu kenapa kau berteriak tadi” “Tadi aku membayangkan masakanku, seram sekali” “Kau masak apa sih sampe seram begitu?” aku bertanya yang tambah makin bingung dibuatnya “Aku masak pasta daging ayam coklat, hehehe” dia menjawab sambil cengengesan lagi
2.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as montok
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Part20 Usai makan siang, aku dan mas Alif bersantai-santai di depan etalase toko yang terisi smartphone, dengan harga yang bervariasi, milik mas Alif. "Dek, tuh Aisya ...." Mas Alif sambil menunjuk dengan bibirnya, ke arah Aisya yang terlihat berlari kecil dengan mengenakan gamis berwarna maroon serta kerudung warna senada. Ia terlihat begitu panik menuju ke arah toko kami.
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as montok
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

usul Anita. “Iya itu gimana Mbak?” tanya Vanya tertarik. “Ehmm!!! Di kamarmu masih ada Wine kan? Tinggi kita kan sama, dan bentuk wajah juga sama-sama oval. Apa kita potong rambut dengan gaya yang sama ya?” “Mas Purnomo jika ingin tidur denganmu, suruh saja minum Wine. Setelah mabuk, aku akan mengganti peranmu di kamar. Gimana?”
108.2K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as montok
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Mengganggu kedamaiannya dalam memfokuskan diri tuk melaksanakan tujuan awalnya datang ke alun-alun ibukota dalam pencarian hadiah ulang tahun, … mendelik ke arah sumber kebisingan, mata merah yang menangkap pergerakan agresif dari seekor monyet hitam besar mengamuk dan membuat kumpulan ksatria yang ditugaskan untuk menjinakkannya jatuh terpontang-panting, … menyipit dengan tajam. “Dasar tidak berguna.” Di sekian banyaknya ksatria yang mengerubuti monyet tersebut, bahkan di antaranya ada sesepuh Sir Batara sekali pun, … monyet itu tetap tak bisa dijinakkan. “Rarang pasti akan mendapatkan masalah keluhan jika monyet ini terus berontak.”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as montok
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Honeymoon kok di gunung? Kamu aneh-aneh aja!” Aku menghirup kuah pop mie. “Nggakpapa dong, biar beda dari yang lain.” kataku polos. Mas Wira menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar perkataanku. Benar-benar fita ini limited edition. Anehnya itu khas, gumamnya dalam hati. “Mas, itu gunung apa?” tanyaku sambil menunjuk ke arah gunung di kejauhan sana.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as montok
Read
+Library
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Bima membuka pintu kamar pelan dan melihat gadis itu ternyata sedang menggendong si Montok sambil mengucapkan sesuatu dengan bahasa yang tidak Bima paham. “Giac ngu yen bình la nhing gì đang tìm kiem. Dem nay sunu mindhet.” “Kamu ngapain sih?” Bima menghampiri perempuan aneh itu. Tapi Siti tidak berhenti mengucapkan kalimat tadi meskipun si Montok tidak juga diam. “Dem nay sunu mindhet ... ini mantra tidur, supaya dia tidur seperti orang yang terbaring di peti.”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as montok
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status