Mr. Perfect
Padahal aku sedang bicara yang sejujurnya.
“Tuan Drew….” Seseorang menghampiriku. “Aku Mike, aisten Tuan Roy. Maaf, Tuan Roy mencarimu sejak tadi,” ujar lelaki itu dengan sopan.
“Hei,” lalu lelaki itu menatap Daisy. “Kau tidak seharusnya ada di sini. Kau harus duduk di lobby untuk menunggu panggilan interview,” kata Mike pada Daisy.
Daisy tersenyum puas sambil menatap Drew. “Kau dengar itu? Aku harus duduk di lobby untuk menunggu. Jadi, izinkan aku pamit undur diri untuk—“
Hot Chapters