Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

Ujarku. "Pokoknya kalau lo ngerasa kerepotan hubungi gue aja." Aku mengangguk lalu menambahkan, "aku mau ngucapin terima kasih banyak. Kamu udah banyak banget bantu aku. Dari keringanan biaya kos sampai ngasih kerjaan tetap. Aku juga baru tau dari Mas Mahen kalau kamu yang punya Delizio. Aku jadi ngerasa nggak sopan dan nggak tau diri banget ke kamu selama ini."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Hear Me

Hear Me

Karena tidak semua orang bisa melakukan nya. "Anak nakal kamu ya, ngunjungin Mama kalau ada kabar sakit aja!" Ujar Tamara begitu pelukan nya dengan sang anak terlepas. Nama nya juga Ibu-Ibu, mengomel adalah hal yang biasa. Dan Jeff hanya manggut-manggut saja, lalu meminta maaf setelah Tamara selesai dengan omelan nya. "Tapi Mama enggak sakit kan?" "Enggak. Mama bohong, Honey. I'm sorry, dan Mama di bantu Rinji. Nih orang nya, kenalin, asisten pribadi Mama." Jeff manggut-manggut.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

“Baik, Tante. Terimakasih.” Hanya suara tegukan air yang terdengar di antara kami. Kue yang sering lengket di tenggorokan ini, sesekali macet. Membuat siapa saja yang menyantapnya akan tersedak jika sial. Aku salah satunya. “Uhuk.. Uhuk...” langsung kuteguk air dingin dari dispenser agar kemacetan ini berakhir. “Kau harus belajar bela diri, Yan,” Genta mencairkan suasana.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Happier

Happier

Nyanyian Camilla terpotong oleh Suara nyanyain beraksen khas yang sudah sangat tak asing di telinganya, terdengar jelas dari belakang tubuhnya. "....You think it's easy, you think I don't wanna run to you. But there are mountains. And there are doors that we can't walk through. I know you're wondering why Because we're able to be just you and me within these walls. But when we go outside You're gonna wake up and see that it was hopeless after all. No one can rewrite the stars" Shawn berjalan semakin dekat ke arah Camilla yang diam terpaku mengetahui tiba-tiba ada Shawn di belakangnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
I LOVE ME

I LOVE ME

Si nomor tujuh langsung bangkit bergegas keluar ruangan. 'Oh tidak! Eve!' Dev ingin sekali menolong Eve sekarang. Tapi dia tidak bisa keluar. Bagaimana ini? Hanya satu jalan. Dia harus meminta bantuan orang lain! Tangan Dev diam-diam menekan jam tangannya untuk mengirimkan rekaman suara Yongkie yang memang sudah dari tadi ia rekam di jam tangan itu. 'Semoga dia bisa cepat menolong Eve ...' "Kenapa dengan wajah kalian?"
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Between You and Me

Between You and Me

Hampir tidak pernah! Tapi mengapa hampir sebulan ini Abira selalu menganggunya?! Melemparkan banyak pekerjaan pada dirinya seorang, menyebutnya dengan kata-kata kasar dan terus berbicara dengan nada tinggi. Gadis itu mengusap wajahnya kasar, lalu menggelengkan kepalanya. Dia bisa gila jika terus-terusan memikirkan penyebab Abira Zayyan Khairu menggila!
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Get Me Pregnant

Get Me Pregnant

"Kenapa?" "Tolong aku." "Aku sudah menolongmu Tsania." "Hanya kamu yang bisa ku mintai pertolongan. Aku tidak memiliki kerabat lagi. Tolong, bantu aku." Deaz menarik napas, menyerah. Bergerak menarik kursi dan segera mendudukkan bokongnya di sana. "Katakan, apa yang bisa aku bantu." Tsania membuka kerah sweeternya secara tiba-tiba, Deaz lumayan terkejut dengan gerakan itu.
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Help Me

Help Me

Ia terpojok sekarang. "Mengapa?" suara itu muncul secara tiba-tiba diantara derasnya suara hujan. "Kumohon hentikan, hentikan semuanya!" perempuan itu menekuk kedua lututnya dan menangis, tertunduk lesu bak memohon untuk diampuni.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Musuhku

Terpaksa Menikahi Musuhku

Kita pernah beberapa kali ketemu tapi belum sempat kenalan dengan proper. +62 821-0967-9XXX: Aku boleh minta tolong ke kamu? Aku butuh bantuan Ipang karena cuma dia harapanku saat ini. Semua keluargaku nggak ada yang mau bantu aku, temen-temenku juga nggak bisa diharapkan. +62 821-0967-9XXX: So, please, help me, Julie. Let me talk with Ipang once again.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai help me help me help me help me help me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status