Sistem Aura (Infinity)
Hari-hari terakhir di desa Ne, Kael dan Arata tiba di area perbukitan kehijauan, dengan keadaan repot, berlari kocar-kacir diburu semut-semut merah sebesar telapak kaki pria dewasa.
{Semut-semut yang tergolong sebagai hewan-ajaib atau monster, dan masyarakat Selatan-Putih / desa Ne menamainya semut Rerengi.}
Terdapat madu emas dibeberapa semut Rerengi yang sedari lima jam lalu Kael dan Arata mencarinya. Kendatipun mereka berhasil menemukan semut yang dimaksud dan hendak ditangkap, terlalu berat jika mereka mesti meladeni satu persatu semut yang tidak berkepentingan lewat hanya ilmu Aura tipe Sentral. Terlebih lagi, gigitan setiap semut Rerengi dapat menimbulkan rasa panas serta pembengkakkan