Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

“Bu Siti tak bilangin yo, kalau sama anak itu tidak boleh pelit, sekolah itu demi masa depan anak yang cemerlang,” ucap ibu Endang. “Saya juga tahu bu Endang, tapi saya ini hanya pedagang ikan, tidak pegawai negeri,” sahut ibukku yang mulai sewot. Namaku Dara seorang gadis dari keluarga penjual ikan tinggal di daerah pinggiran Jakarta. Aku mempunyai cita-cita ingin sekolah tinggi. Aku harus berjuang membiayai sekolah tinggi dengan bekerja di salah satu perusahaan kosmetik di ibukota. Namun perjalananku untuk menggapai cita-cita tidaklah mudah karena aku tinggal di lingkungan yang banyak tetangga toxicnya. Aku mempunyai tetangga yang gemar bergosip, menggosipkan semua yang ada di lingkungan desa Sukma Jaya. Dia adalah bu Endang si biang gosip paten yang suka mengusili Dara. Membanggakan kedua putrinya Fitri dan Ratna serta membicarakan aib tetangga. Lalu bagaimana caraku agar tetap waras dalam menghadapi terpaaan gosip yang menghadang? kalian pasti penasaran kan? yuk baca kisahku segera.
1041.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Nasib tragis menimpa sang kembang desa, bayi yang seharusnya lahir dengan sehat dan selamat justru lahir dari jalan yang tidak seharusnya. Bagaimana mungkin bayi itu bisa keluar dari ... Mulut?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

perjalanan seorang gadis yang mencari keberadaan bapak kandung. setelah ketemu justru sempat ditolak kehadirannya. ini membuat gadis itu sakit hati dan ingin membalas bapak dan ibu tirinya.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

Gara-gara jemuran, tetangga kontrakan Dina sampai melabrak dan menghinanya. Pemilik kontrakan pun turun tangan mencari jalan tengah. Sayangnya, masalah tak semudah itu selesai.... Lantas, apa yang akan dilakukan Dina? Apakah dia akan pindah sesuai dengan saran suaminya atau justru dia berhasil membungkam mulut tetangganya yang julid itu?
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

bundaRey
Nayla, seorang istri yang penuh dengan kekurangan, setiap hari harus menerima ejeken dan juga pelecehan verbal oleh Lukman, suaminya. Nayla selalu berusaha menyenangkan hati suaminya itu, dia menuruti semua apa yang suaminya mau, karena dia mencintai Lukman. Bahkan saat Lukman menyuruhnya untuk KB pun dia tidak menolak. Tubuh Nayla yang kurus kering membuat Lukman merasa tidak bergairah ketika bercinta dengan Nayla. Lukman berpikir, jika dengan melakukan KB, maka Nayla akan menjadi berisi seperti tetangga sebelah mereka. Tetapi, hal itu kembali menimbulkan masalah baru, saat Nayla beberapa minggu tak berhenti menstruasi. Apa yang akan terjadi dengan kehidupan keluarga mereka?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Say You Remember Me

Say You Remember Me

Lana Rose, seorang perawat yang dicampakkan mantan kekasihnya secara tidak baik. Ia patah hati, memutuskan ke sebuah bar langganannya. Sialnya, malam itu juga terjadi sebuah kebakaran yang membuatnya bertemu dengan Jasper Nikolai, pria blasteran Amerika-Rusia yang langsung jatuh cinta pada Lana, sayangnya, kisah mereka harus terputus karena pekerjaan.
434 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

WARNING 21+ BUKAN UNTUK DI BAWAH UMUR Sepuluh tahun, dan Diva masih belum mengingat sosok pria yang selalu memanggilnya BE di dalam mimpi. Sampai dia bertemu Juna, pria yang mengaku sebagai sosok itu. Namun, Diva tidak percaya, meski dia merasa mengenal Juna. Benarkah Juna adalah pria yang selalu hadir di setiap mimpi Diva? Lalu, kenapa Diva tidak mengenali Juna? Mengapa Juna mengatakan kalau Diva sudah meninggal?
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Remember When

Remember When

Gitapuccino
"Give me one more chances, Via," kata Dante sembari menatap manik mata Olivia. "Nggak bisa, Dante. Aku nggak bisa," sahut Olivia bersikukuh. "Kenapa? Paling nggak kasih aku alasannya," desak Dante lagi. Olivia menggeleng. Merasa sia-sia saja jika ia memberikan alasannya. "Kalau begitu akan kucari sendiri jawabannya," tukas Dante menyudahinya. Manis. Bibir yang mengecup Olivia masih sama seperti lima tahun yang lalu. Manis dan akan selalu manis sampai kapanpun. Seperti kenangannya bersama Dante. Perpisahan Olivia dengan Dante bukanlah lelucon opera sabun yang selalu berseliweran di layar kaca. Ada satu alasan yang membuat Olivia nekat mengambil keputusan itu. Suatu rahasia yang sengaja Olivia sembunyikan sejak lama. Suatu rahasia dibalik kepergiannya.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Nurwahidah Bi
Perjalanan masa remajaku tak semulus masa putih abu-abu kalian, ada drama persahabatan dan percintaan yang tidak biasa. Aroma persaingan di balik buku pelajaran menjadi penyulut semangat untukku bertahan dan berkembang. Bumbu romantis kebodohan juga meresap di antara aku dan dia. Aku ada di sini, untuk mengingat hari-hari itu. Lalu membaginya bersamamu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Aeza
"Diameternya masih tidak terlalu besar, tapi dari letaknya bisa saja mengganggu fungsi kelenjar pineal-mu. Aku belum bisa mengambil tindakan lebih lanjut, kamu masih perlu melakukan biopsy untuk memastikan jenis tumor dan stadiumnya. Bagaimana? Mau segera aku buatkan jadwalnya?”usul Dokter Acha. Aku terdiam sebentar, mencoba memberanikan diri untuk mengungkapkan keinginanku, aku sedikit gugup, takut dia akan menolaknya. Saya ingin jalan-jalan dulu, Dok. Saya tidak menolak saran Dokter untuk melakukan biopsi, saya hanya ingin menundanya sedikit. Saya ingin pergi ke beberapa tempat sebelum saya melakukan pengobatan,”ungkapku. *** "Jadilah egois sesekali, Kana. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan selagi itu memungkinkan. Aku akan selalu mendukungmu.” Kana memiliki orang-orang yang mendukungnya untuk sembuh, tetapi api semangat dalam diri Kana makin meredup. Pada batas akhir kemampuan Kana melawan penyakit dalam otaknya, Kana hanya berharap memiliki kesempatan bertemu dengan Desember ketiga puluhnya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
18
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status