Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

** **Mata merahnya berkilat**, dan seketika… **TIK! TIK!** Sebuah suara mekanis terdengar dari tubuhnya. **"Sial," Dr. Grayson berbisik. "Itu bukan zombie biasa. Itu eksperimen militer."** **Zombie itu bergerak.** Dengan **gerakan kaku namun cepat**, makhluk itu mengangkat senapannya. **"TIARAP!"** Aldric berteriak.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Hati liar sang Alpha

Hati liar sang Alpha

Penglihatan itu terlalu nyata, terlalu jelas dan suara Varkhiel masih menggema di kepalanya. “Kematianmu adalah awal kehancurannya.” “CUKUP!” Raungan Aelmon mengguncang seluruh lembah. Dalam sepersekian detik, Ia berubah menjadi serigala hitam besar. Aura Alpha meledak penuh, tanah retak, pohon-pohon berguncang keras. Dan seluruh pack langsung menunduk refleks karena tekanan dominasi yang brutal.
10767 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
WANITA PENAKLUK SAMUDRA

WANITA PENAKLUK SAMUDRA

"Kita akan menembus pertahanan mereka. Aku akan menuju inti. Zara, perbaiki apa pun yang kau bisa. Elara, bersiaplah untuk peretasan di titik terjauh. Kita tidak akan membiarkan Vardus menang!" "Tapi Ratu Janda, pertahanan mereka..." Alya memulai, menunjuk drone-drone mekanik canggih yang kini memenuhi ruang di sekitar Heart of the Abyss. Drone-drone itu tidak seperti drone pengintai sebelumnya. Mereka lebih besar, lebih berat, bersenjata lengkap dengan proyektil Void-Fire miniatur dan perisai obsidian yang tak tertembus. "Kita akan menembusnya," Lyra membalas, matanya membara. "Ini bukan lagi pertarungan taktis. Ini adalah pertarungan untuk jiwa samudra."
10513 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

"Dia yang menyiapkan susu itu. Bukti apa lagi?" Liara bisa melihat amarah luar biasa dari mata suaminya. Ia sedikit gentar. Meski begitu, tetap yakin bahwa bukan Biru pelakunya. "Ada orang yang melihatnya menaruh racun itu di susu? Atau hal itu terekam CCTV di dapur?" Alis Hagan mengait. "Kenapa kau sangat percaya padanya? Jelas dia pelakunya. Dia orangnya Redrick."
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

Keenam drone kecil itu memutari pasukan keluarga Miller, melesat turun, menampilkan sosok Dylan di belakang pasukan. “Dylan! Dia berada di belakang!” teriak salah satu anggota pasukan keluarga Miller. Pasukan keluarga Miller sontak terkejut, bergerak menangkap Dylan. Drone bergerak menjauhi kediaman Ryan Buldone bersamaan dengan sosok Dylan yang juga menjauh. Alvin membuka layar hologram. Layar seketika terbagi menjadi tujuh layar kecil yang menampilkan keenam sosok tiruan Dylan dan pasukan keluarga Miller yang sedang mengejarnya.
9.776.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

Sejak lima tahun itu Alva tidak pernah memakainya, Alva tidak mau mengakui bahwa hp itu miliknya. Hp itu malah menjadi benda maut bagi Alva yang setiap sore selalu berdering dan menampilkan nomor tak dikenal yang sama setiap saatnya. Alva tidak pernah mau menyentuh hp terkutuk itu. Benda itu kembali berbunyi, membuat telinganya risih. Alva masih menatap hp itu yang kembali berdering untuk yang berjuta kalinya sejak lima tahun silam. Mungkin saja sudah berjuta kalitapi Alva tidak pernah mengangkatnya, ia rasa itu hanya akan membuang waktu saja.
9.82.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Dia mengulurkan tangan dan mengambil dua senapan yang tergeletak di lantai. Bergerak dengan kecepatan yang tak tertandingi, Alice mengeluarkan alat dari sakunya dan dengan cepat membongkar kedua senapan itu, membuatnya tidak lagi berfungsi. Alice melirik dari balik bahunya ke arah kamera drone. "Kau tahu, aku sangat menikmati syuting," katanya sambil tersenyum. "Tetapi aku memperingatkan kalian: jangan menyelesaikan kejahatan dengan cara ini. Jangan seperti anak-anak nakal itu; mereka tidak memberikan contoh yang baik," tambahnya dengan nada bercanda.
1062.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah Dengan Mantan

Mendadak Menikah Dengan Mantan

“Konsentrasi, Alex! Kau pasti bisa!” Alex memicingkan mata, mengatur napas. Dalam sekejap, ia menembak untuk ketiga kalinya. Peluru menembus inti mesin drone—boom! Drone itu meledak kecil dan jatuh ke lantai, terbakar di antara serpihan plastik. Sebelum mereka sempat bernapas lega, suara langkah berat terdengar dari luar gudang. “Siapa di sana! Ayo keluar!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

Dan di dalam kegelapan, di dalam keheningan yang mencekam, suara yang lain terdengar. Suara itu datang dari drone itu sendiri, bukan dari luar, bukan dari dalam kepala Naya. Suara itu serak dan mekanis. Suara itu mirip suara ORION-03, tapi lebih dingin, lebih kejam. "AURORA sudah mati," suara itu bergema. "ORION-03 sudah mati. Tapi... Jiwa tidak." Drone itu menoleh ke Naya. Dan di dalam kegelapan, Naya melihat bayangan lain di belakang drone itu. Sebuah bayangan besar, seperti hantu.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai murder drones alice
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status