WANITA PENAKLUK SAMUDRA
"Kita akan menembus pertahanan mereka. Aku akan menuju inti. Zara, perbaiki apa pun yang kau bisa. Elara, bersiaplah untuk peretasan di titik terjauh. Kita tidak akan membiarkan Vardus menang!"
"Tapi Ratu Janda, pertahanan mereka..." Alya memulai, menunjuk drone-drone mekanik canggih yang kini memenuhi ruang di sekitar Heart of the Abyss. Drone-drone itu tidak seperti drone pengintai sebelumnya. Mereka lebih besar, lebih berat, bersenjata lengkap dengan proyektil Void-Fire miniatur dan perisai obsidian yang tak tertembus.
"Kita akan menembusnya," Lyra membalas, matanya membara. "Ini bukan lagi pertarungan taktis. Ini adalah pertarungan untuk jiwa samudra."