Di Balik Senyum Istri
ERIA YURIKAcerpen kahwin paksa dengan sepupucerita dewasa dipaksa nikahjawaban wanita ketika diajak menikahmy ustadz my husband
Bayangan tentang suamiku berbalas pesan dengan wanita selalu manari di otakku, membuat luka lama kembali terbuka.
“Kalau kamu bosan dengan pernikahan kita, kamu bisa mengatakannya Mas, katakan apa kurangnya aku! Biar kucoba perbaiki. Kamu enggak perlu mencari kesenangan di luar, bukankah aku juga perempuan?” tanyaku padanya, sembari menahan sekuat tenaga agar air mataku tak tumpah di hadapannya. Dia hanya terdiam tanpa bisa menjawab pertanyaanku.
“Kamu pernah mengkhianatiku Mas, tapi kenapa kamu malah melakukannya lagi? Apa laki-laki boleh seegois itu? Jangan diam saja jawab pertanyaanku!” Kali ini aku sedikit menekannya.