Suami pengganti
"Dulu, papa kamu selalu prioritasin kita, meski kerjaannya banyak dia gak pernah sekali pun abai sama kita. Bahkan sampai seminggu lamanya, papa mu itu pengertian sekali. Perfect husband and dady pokoknya,"
Aku menelan ludah. Tenggorokanku tercekat, seolah ada gumpalan besar yang tak bisa kutelan maupun kutolak. Kata-katanya menyayat lebih tajam daripada apapun yang pernah kudengar.
Aku bukan prioritasnya…
Arsen, perfect husband and daddy…
"Ah, sedang apa ya papa mu disana? Apa dia melihat kita sekarang? Mama kangen sekali,"
Hot Chapters