Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

"Biasanya aku nggak minum ini, jadi aku nggak bisa merasakan perbedaan apa pun." "Lalu, teh apa yang biasa kamu minum?" Kayla ingin berdiri dan mengucapkan selamat tinggal, tetapi merasa tidak sopan kalau menyela. Maka dari itu, dia pun menahan diri dan berencana menunggu sampai mereka selesai membicarakan topik ini. Panggilan 'kamu' ini benar-benar membingungkan. Theo berkata, "Teh yang dibuat langsung dengan air mendidih."
9.6576.4K viewsCompletedAdded to Library 15.0K Times as my tea
Show Reviews (172)
Read
+Library
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Read All Reviews
The garden Tea! Julie & Radit

The garden Tea! Julie & Radit

Radit juga senang bisa bertemu dengan orang baik sepergi Bapak yang pernah menolong ia saat kecelakaan yang begitu dalam saat Julie menabrak dirinya hingga sampai saat ini dia masih belum bisa berjalan dengan bebas. Pagi itu suasana sangat sejuk ditambah lagi semalam turun hujan yang membasahi semua pelataran rumahnya yang tergolong terpencil itu. Banyak kebun teh yang membuat daerah itu sangatlah sejuk dan memukau dikala mata melihatnya. "Dit, bagaimana jika kita keluar melihat kebun teh itu"ucap Julie seraya menunjuk keluar. Radit pun menuruti apa yang dimaui oleh Julie.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as my tea
Read
+Library
Redupnya Kecantikan Istriku Akibat Ulah Ibuku

Redupnya Kecantikan Istriku Akibat Ulah Ibuku

cara Nada menjelaskan filosofi dari setiap bunga seolah candu. Sesekali ia bahkan tersenyum dan itu manis dan teduh. Ia tahu senyum itu tak semestinya ia nikmati. Hal indah ini bukan lagi miliknya, tetapi semua hal tentang Nada begitu candu bagi Zayn. “Aira, ini teh apa?” tanya Zayn yang merasa penasaran dengan the yang begitu harum. Bahkan aromanya seperti menenangkan perasaannya. “Chamomile tea, Pak. Kami juga jual, itu produk inovasi dari Mbak Nada.”
9.321.2K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as my tea
Read
+Library
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Li Yuan mengernyit. “Jenis teh apa ini? Mengapa aromanya tidak seperti teh wangi biasanya?” Mo Yifei terkekeh kecil. “Apakah aromanya begitu tidak enak?” ia melihat Li Yuan mengangguk. “Ini adalah teh pu-er tua. Meski warnanya pekat dan aromanya seperti tanah, namun rasanya sangat ringan. Aku cukup menyukainya.”
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as my tea
Read
+Library
Labuhan Cinta

Labuhan Cinta

Di sana dia melihat El yang sedang asyik menikmati teh dan bermain dengan ponselnya. “Hobi minum teh ternyata kamu bawa ke sini,” ledek Al seraya mendudukkan tubuhnya tepat di samping El. “Iya, teh selalu bisa menangkan.” Sejak tinggal di London dia memang menyukai teh. Berbagai macam teh sudah dia coba. Namun, early grey menjadi pilihannya. Sengaja dia membawanya dari London, agar bisa dinikmati di rumah. “Apa sejak tinggal di sini lagi, kamu sudah tidak minum teh?” tanya El.
1020.2K viewsCompletedAdded to Library 424 Times as my tea
Read
+Library
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

Percakapan antara Thalassa, Ezra Asher, dan Peter Meth di sini segera menarik perhatian Leaf Perdan: "Sunniva Tea, ini adalah teh terbaik yang pernah saya minum sebelumnya!" Leaf Perdan menatap Thalassa di depannya dan tersenyum tipis. "Saya tidak tahu, apakah teh jenis ini dapat di jual di Kamar Dagang Perdan kami, Yang Mulia Ratu Thalassa?" Mengangkat sudut bibirnya, Thalassa menatap Leaf Perdan dengan tegang di hadapannya lalu berkata:
105.6K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as my tea
Read
+Library
Mendadak Jadi Nikah Setelah Dikhianati

Mendadak Jadi Nikah Setelah Dikhianati

Tika bertanya saat melihat teman di sebelahnya beranjak dari duduk. “Aku mau ke pantry membuat teh hangat. Kamu mau?” tawar Shea. “Tidak usah, terima kasih. Minumanku masih banyak.” Tika mengangkat botol minum warna merah muda ke udara dan tersenyum lebar.
854 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as my tea
Read
+Library
Ikatan Yang Ditakdirkan

Ikatan Yang Ditakdirkan

Ia berniat untuk menyeduh teh saja sebagai teman obrolan. "Jangan yang itu!" Alina sontak terkejut, melihat Zayyad yang langsung menyambar kotak itu dari tangannya. "Kenapa?" Alina melipat kedua tangannya di depan dada, menatap Zayyad tajam, "Apa Itu salah satu koleksi mu yang paling mahal jadi gak boleh buat aku minum?" "Bukan" Zayyad meletakkan kotak itu kembali ke tempatnya, "Bubuk teh yang kau ambil itu mengandung kafein yang tidak jauh berbeda dengan kopi"
1021.4K viewsCompletedAdded to Library 768 Times as my tea
Read
+Library
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Maaf ya lama.“ “Enggak papa, kok. Masih sabar.“ “Baguslah. Di minum tehnya!“ suruhnya dengan meletakkan secangkir teh ke hadapanku. Aku meraihnya dan langsung menyesap perlahan hingga tandas. Ada satu yang membuatku penasaran. Rasa teh ini kok aneh, enggak seperti biasanya. “Teh apa ini?“ “Teh Tanjung. Enak kan?“ “Ehm iya sih, tapi rasanya aneh.“ “Itu perasaan kamu saja kali, saya langganan beli merk ini.“ “Owh, ya. Mbak tak kasih tahu ya. Bayu itu sering mengeluh loh. Katanya Mbak nggak pernah memuaskan di ranjang gitu.“ “Terus jajan di kamu?“
1062.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as my tea
Read
+Library
Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Sihir energi muncul dan gelas secara otomatis keluar, sebuah teko muncul dan menuangkan teh panas secara ajaib. ”Di bumi, teh sangat favorit untuk semua orang dibanding minuman lainnya.” ”Kamu benar, Kasa.” Seperti biasanya, Kasa nampak melilitkan beberapa tali dan mengitar kepalanya. Semua orang pasti sudah melihat Kasa dengan baju dan style seperti itu, bagi mereka yang masuk ke dalam menara ujian.
1068.6K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as my tea
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status