Rahim Penebus Dosa
“Tapi, ya, mau gimana lagi? Mas Jevin kalau udah ngomong A sampai kiamat pun enggak bakal berubah jadi B. Gue juga udah capek kerja, Bos. Lagipula, ‘kan, sekarang gue punya suami. Suami gue anak sultan pula. Mau minta apa tinggal bilang. Transferan ngalir terus tiap bulan. Terus, ngapain lagi gue kerja? Toh, semua kebutuhan gue udah dipenuhi sama dia.”
Please, jangan heran dengan keinformalan kami. Usiaku dan Bos Yudha memang hanya terpaut satu angka. Ya, dia memang masih muda, hanya rupanya saja yang kelihatan sudah kepala tiga. Bahkan dibandingkan Jevin, Bos Yudha tampak jauh lebih tua, padahal usia Jevin sudah kepala tiga. Selain usia, aku dan Bos Yudha pernah satu organisasi saat di kamp
인기 회차