Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF

MAAF

Wanita yang badannya sangat sempurna bak gitar Spanyol dengan bibir bergincu merah merona menatapnya sinis meski Yuni sudah tersenyum menyapa lebih dulu tadi, dan sialnya lift itu hanya berisi wanita itu saja. “Apalah arti seorang istri jika tidak bisa menghangatkan ranjang yang dingin seperti bongkahan es di musim hujan, tidak berguna dan tidak menguntungkan.” kata wanita itu. Yuni menoleh dan tersenyum lagi ke wanita itu, “Apa maksud Mbak ... ngomong sama saya?”
103.5K viewsOn holdAdded to Library 70 Times as māyā
Read
+Library
Alegoria

Alegoria

Jelita sekali, melebihi rembulan manapun. Cermin berbingkai bunga-bunga krisan dengan taburan gemstone itu amat memesona. Tetapi pesonanya belum cukup kuat untuk merobohkan pesona perempuan ini. Tapi apakah selalu seperti itu, bunga yang indah tak selalu memiliki madu. Perempuan itu masih menatap cermin, sesuatu yang menyayat tersembunyi dalam matanya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as māyā
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Ia pikir akan bertaubat ternyata tak bisa menjauhi ilmu itu. Mirna terlihat polos nyatanya gadis muda perebut suami orang adalah seorang iblis. Terlihat baik di luar belum tentu baik di dalam. Asap tebal dari atas tungku mengumpul di ruang tertutup itu. Bibir Mirna mengeluarkan mantra-mantra untuk melakukan tujuannya. Rasa benci menyelimuti hatinya. Hatinya berubah hitam. Ia fokus dengan satu tujuan. Di dalam ruangan tersebut terdapat beberapa makhluk meyeramkan. Mereka adalah pengikut Mirna yang ia simpan di gudang bawah tanah.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 714 Times as māyā
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

“Manusia butuh sesuatu untuk disalahkan dan disembah. Itu naluri. Dunia tanpa tuhan terlalu sunyi untuk ditanggung.” Wen Jue muncul membawa gulungan tua. “Aku mempelajari arus energi yang muncul dari simbol itu. Dan kau tahu hasilnya? Energi itu bukan datang dari langit… tapi dari ingatan manusia yang memanggil Li Yuan kembali.” “Jadi…” Yara menggertakkan gigi. “Mereka menciptakan ilusi yang bisa menjadi nyata?” Rakta Nagendra menunduk dalam. “Lebih dari itu. Jika cukup banyak jiwa percaya pada sesuatu, dunia yang baru ini akan menjadikannya benar.”
107.6K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as māyā
Read
+Library
Revansha

Revansha

Hanya terlihat sisa-sisa cahaya jingga pada sela-sela gedung pencakar langit di Ibu kota. "Eca mau punya ibu," ucapnya pelan. Bahkan hanya Eca sendiri yang bisa mendengar ucapannya. *** Benda bulat yang sudah tergantung di langit sejak tadi itu mulai memancarkan sinarnya, sebut saja dia Sang Raja malam. Benda itu bertengger dengan tenang di atas sana, meskipun tanpa bintang-bintang yang selalu menemaninya untuk bersinar. Langit Ibu kota memang jarang sekali menampakkan gemerlapnya cahaya bintang. Sebuah motor Vespa melaju dengan kecepatan sedang. Lampu pinggir jalan yang sedikit redup membuat malam ini begitu tamatan.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as māyā
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
ujar Mama tiba-tiba. Mama, dia teman dekat Ibu, karena sudah sangat dekat, aku pun memanggilnya dengan panggilan Mama. Memang Mama punya kelebihan, sixth sense. Tapi, aku tidak terlalu kepo untuk bertanya-tanya tentang masa depan dan sejenisnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as māyā
Read
+Library
MATE

MATE

Ditengah keputusasaanku, aku masih percaya bahwa masih ada satu orang di luar sana yang masih menungguku. Mate, itu adalah sebutan untuk pasangan abadi yang dimiliki oleh kaum kami. Setiap kaum kami memiliki pasangan abadinya masing-masing. Moon goddes, dewi bulan yang selalu kami puja sendiri yang sudah menciptakan kami berpasang-pasang dan aku tak mau pasanganku akan hidup menderita karena kematian bodohku yang sia-sia. Aku ingin selalu percaya. Dalam keadaan apapun aku ingin terus mempercayainya, bahwa dia akan datang mengulurkan tangannya. Menarikku dari lubang gelap, membangunkanku dari mimpi yang mengerikan.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as māyā
Read
+Library
TULPA

TULPA

TULPA 15. Aku Ratunya "Ini terlalu mendadak untukku yang memiliki kapasitas otak yang pas-pasan. Jadi, tolong katakan padaku apakah ini kenyataan atau hanya imaji liarku semata?"_Kejora
106.5K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as māyā
Read
+Library
Sang Malaikat

Sang Malaikat

Mimpi itu seakan nyata, dan itu membuatnya bingung. "Hmmm kenapa ya mimpi itu seakan nyata sekali. Masa ia, aku pergi ke jaman duluh. Ya kali, kan ini tidak masuk akal. aarrggg lama-lama kepalaku bisa pecah memikirkan ini. Lebih baik aku ngerjain tugas ajah deh, daripada aku gila memikirkan kejadian itu," ucap Dewi pada dirinya sendiri. Dewi pun mulai mengerjakan tugasnya, dan mencoba melupakan kejadian itu. Tapi, dia tidak bisa berkonsentrasi dan terus memikirkan kejadian itu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as māyā
Read
+Library
Karma

Karma

“ Mayaa... mama di mana? Tanya Sharla Pada Maya. Sharla mengikuti Maya masuk keruangan, ia melihat Mama mertuanya sudah terbujur kaku dengan di tutup kain putih di kamar jenazan. Sharla tidak menyangka jika Mama mertuanya akan pergi meninggalkannya dengan begitu cepat. Meskipun Ia benci dengan Vano saat ini tapi Sharla tidak bisa membenci Mama mertuanya. Ia sudah menganggapnya sebagai ibu kandungnya sendiri. Dan sebelum sakit Mama mertuanya selalu sayang terhadap Sharla. Sharla memegang tubuh kaku ibunya, “ Mama Maafin Sharla!
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as māyā
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status