Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIPTA

DIPTA

Lalu dia mendekat sedikit ke Aira, setengah berbisik: “Malam ini aku chat kamu. Siap-siap.” Aira langsung pasrah. “Ya ampun…” Nadhira melambaikan tangan. “Bye!” Dan kali inih dia benar-benar pergi. Hening. Aira langsung menjatuhkan kepalanya ke meja pelan. “Aku belum siap…” Dipta melirik. “Untuk apa?” Aira mengangkat wajahnya sedikit. “IImteedh-m, gag-gerogasi panjang malam ini.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

Anak mereka yang lebih sering dititipkan pada orang tua Tika membuat suasana rumah terasa semakin mati. Suatu malam, saat pertahanannya runtuh, Tika mengunggah video dirinya yang sedang menangis. Ia hanya ingin Rama melihat dan sadar bahwa ia merindukan sosok suaminya yang dulu. Tak lama, sebuah notifikasi masuk. Tika berharap itu dari Rama, namun ternyata itu dari Bimo. "Mbak Tika kenapa? Ada yang bisa aku bantu?" tanya Bimo di kolom pesan.
331 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sepertinya dia ragu, tetapi dia segera berbicara lagi dengan tenang. "Apa yang mungkin terjadi padanya? Aku lebih suka melihatnya mati di luar sana! Supaya aku nggak perlu jengkel melihatnya!" Bibir Tante Sandra bergetar sejenak, dia menghela napas, lalu berbalik pergi. Aku mencoba untuk pergi, juga mencoba kembali ke ruang bawah tanah, tetapi entah bagaimana tidak bisa. Sepertinya aku terjebak di samping Ayah.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Lagi-lagi Jatuh Cinta

Lagi-lagi Jatuh Cinta

Umpatnya pada boneka itu dan melemparnya ke sembarang arah. Kania membuka ponselnya dan melihat foto-foto Zaki bersama gadis lain. "Hiks... kenapa lo kayak gini, Zaki? Kenapa lo sakitin gue! Hiks... gue sayang sama lo, gue cinta..." Ucapan Kania tertahan, terlalu sakit untuk melanjutkan ucapannya. Kania memutar lagu "Tetap dalam Jiwa" karya Isyana Sarasvati.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Setelah Berhenti Kerja, Direktur Tak Bisa Hidup Tanpaku

Setelah Berhenti Kerja, Direktur Tak Bisa Hidup Tanpaku

Selama enam tahun ini, Nadia diam-diam mengembangkan diri di luar negeri, tujuannya kembali sekarang adalah untuk menginjak wanita di hadapannya ini dan membuat hidupnya seperti neraka. Nadia mengontrol emosinya dan menahan kebenciannya, lalu menyahut dingin, "Kalau orang sih kelihatan. Selain itu ya kuanggap nggak ada." Yuvira menyahut dengan nada tinggi, "Maksudmu aku bukan manusia?" "Memangnya aku bilang itu kamu?" balas Nadia sambil menyunggingkan senyum, "Kenapa kamu menuduh dirimu sendiri?"
9.828.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 819 kali sebagai nadir lirik
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Yuni Maelany
ko episode 30 ke 61.. dari 31 ke 60 nya kemna k?.. trus knpa di ulang lgi udh episode 90 ke episode 61 lagi?.. itu kan buka bam nya pake koin, koin kan pake uang!.. harus d bnir lagi ceritanyaa.. pdhal saya suka ceritanya menarik bngett, kalau episodenya ngawurkn jdi mls buka bab
Nayo Naro
bab nya diulang lg..kirain memang ud tamat, ga taunya msh diperbarui lg. harusnya jgn masuk kategori tamat kl msh mau berlanjut trs, padahal sy suka cerita2 spt ini tp cpt selesai bab nya..kl terlalu panjang jd malas bacanya, krn inti ceritanya sdh kliatan, cm dibuat berbelit2 jd malah bosan..
Baca Semua Ulasan
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Bukan saja karena khawatir kalau kamar yang baru selesai dibereskan itu mendadak hancur lagi, tapi juga karena kesendirian terkadang membuat hal-hal yang mustahil terjadi bisa dilakukan. Aru menuangkan isi teko ke cangkir yang sudah kandas. Liuk-liuk putih terlihat berlepasan dari permukaan air. Menguap. Ria menerima uluran gelas mungil itu. Lalu dua sisi bahunya sudah mendapat pijatan sebelum mulutnya bergerak memerintah. Di tengah kenyamanan itu, terdengar bel rumah berbunyi. Malas-malas Aru berdiri. “Loh, Kok bisa?!” Nadanya penuh penekanan. Pandangannya seperti diserang keheranan. Aru menagih banyak penjelasan. Ia masih melototi dua orang di depannya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

“I love to kiss you…” “My hands feel cold, tanganku dingin kalau tak menyentuhmu…” Semua bisikanku sepanjang perjalanan pesawat akhirnya membuat pertahanan Nadja runtuh. Nadja membalas bibirku yang sedang mengkslplorasi mulutnya. Lidahku yang hangat menyentuh bibir, mulut, lidah dan lehernya. “Pergi denganku?” Bisikku menggoda.
1038.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

disetiap waktu. Prok...prok...prok Tepukan dari semua yang ada di situ menggema saat Dimas selesai melantunkan lagu yang liriknya mewakili suara hatinya selama mengenal Nayla, cinta pada pandangan pertamanya. Lagu dari sebuah grup band tanah air yang berjudul 'Sepanjang Hidupku' adalah lagu pertama yang Nayla riques untuk pertama kalinya saat kebetulan ia siaran acara 'Bintang Indo' dan liriknya sangat sesuai dengan rasa cintanya pada Nayla.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Menikahi Wanita Pilihan Istriku

Menikahi Wanita Pilihan Istriku

titah Arjuna tegas. “Ayu, gantikan Nadira!” “Siap, Dok!” seru Ayu, rekan koas Nadira yang selalu iri pada kemampuan Nadira. Nadira melepas napas kasar. Di mundur dan berdiri di sudut ruangan. Dia memejamkan matanya dan menarik napas berat. Omelan dan nilai jelek, pasti akan dia dapatkan dari Arjuna malam ini. Permintaan tidak masuk akal Sinta terus terngiang di pikirannya. Dia menundukkan kepalanya dalam-dalam, mencoba mencari jawaban yang tepat untuk langkah yang harus dia ambil.
1042.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Kembang Desa di Lubang Buaya

Kembang Desa di Lubang Buaya

Every night I see you in my heart {setiap malam aku lihat dirimu dalam hati ku} Every time I do I end up crying {setiap aku melakukan sesuatu selalu berakhir dengan tangis} eodum soge neoreul bulleojumyeon {aku panggil dirimu dalam gelap} naegero deullyeooneun geon {apa yang telah didengar telinga ku} gipeun nae sumgyeoldeul {hanyalah tarikan nafas ku yang dalam} La-da-da-da, la-da-da-da
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status