Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KARMA BERDARAH SANG CEO

KARMA BERDARAH SANG CEO

*** Caffe Napoli, Restauran kecil Italian yang terletak di pinggir jalan besar 22nd Street bersebrangan dengan apartemen mewah One Madison di Manhattan, NYC bernuansa homey yang menawarkan berbagai macam hidangan italian dan kopi beraroma khas yang selalu ramai saat jam-jam menjelang makan malam seperti saat ini. Zetta merapikan anak rambutnya seraya mendorong pintu coklat berdinding kaca di hadapannya hingga menimbulkan bunyi bergemerincing yang menandakan ada pelanggan datang dan melangkah lebih masuk ke dalam. Matanya menelusuri setiap meja yang sebagian besar telah terisi mencari sosok yang familiar sampai seseorang di sudut ruangan mengangkat tangan ke arahnya membuat senyuman Zetta ter
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

Tangan dengan keriputan itu mengusap lembut pundak Nara. Nara sudah berada di cafe yang baru saja dibangun oleh Dean. Di sana Nara pun menjadi pemilik dari cafe yang dibuat Dean khusus untuk Nara dan Nio tinggal. Cafe itu pun diberi nama Cafe Two N. Cafe yang didesain menyerupai tempat tinggal dan ada tamat bermain di halaman luar. Di bagian dalamnya terdapat ruangan seperti rumah yang lengkap dengan kamar tidur, ruang tamu dan kamar mandi. Sedangkan di ruang depan disulap menjadi cafe yang cozy.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
917.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Duduk melingkup di depan meja berbahan kayu mahoni yang letaknya berada di sudut ruang makan cafe itu. Eileen's Special Cheese Cake adalah tempat yang direkomendasikan Daniel Liam sejak satu bulan lalu kepada keluarganya untuk dikunjungi. Cafe yang lebih mirip dengan toko kue atau dessert itu terletak di sekitar wilayah Nolita New York City, tepatnya di 17 Cleveland Place, Frnt A, New York City, NY 10012-4052. Meski tampilan luar dan nama cafe lebih terlihat seperti toko kue yang hanya menyediakan menu dessert. Namun, di cafe ini juga menyediakan makanan berat layaknya cafe pada umumnya.
1013.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Septian sembari menatap kearahku. Kualihkan pandanganku menatapnya, “aku tidak begitu paham tapi kamu menjelaskan dengan sangat baik. Aku penasaran, kafe mana yang akan menjalin kerja sama dengan perusahaanmu. Kalau tebakanku benar, apa itu Kafe Mandellin?” “Kafemu,” Septian menjawab dengan santai. Aku mengangguk-anggukkan kepala namun setelah sadar apa yang diucapkannya, aku menatapnya tidak percaya, “a-apa aku tidak salah dengar?”
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Musuh

Terpaksa Menikahi Musuh

Dan pada akhirnya di sinilah mereka sekarang. Duduk melingkup didepan meja berbahan kayu mahoni yang letaknya berada disudut ruang makan cafe itu. Eileen's Special Cheese Cake, adalah tempat yang direkomendasikan Daniel sejak satu bulan lalu kepada keluarganya untuk dikunjungi. Cafe yang lebih mirip dengan toko kue atau dessert itu terletak disekitar wilayah Nolita New York City, tepatnya di 17 Cleveland Place, Frnt A, New York City, NY 10012-4052. Meski tampilan luar dan nama cafe lebih terlihat seperti toko kue yang hanya menyediakan menu dessert. Namun di cafe ini juga menyediakan makanan berat layaknya cafe pada umumnya.
9.424.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

“Sorry, gue udah punya pacar, Mbak. Semangat ya, Mbak. Mungkin yang keempat ini jodoh beneran.” Aku mendengkus, memasukkan ponsel ke tas, dan pasrah. Café 88 ternyata nggak jauh dari kantor. Tempatnya cozy dengan interior industrial, banyak tanaman gantung, dan lampu-lampu temaram yang ngasih vibe ala-ala P*******t. Sialnya, aku datang dengan mood yang lebih cocok buat bobo siang daripada ngobrol manis sama orang baru.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
AKU ATAU KEKASIH (GELAPMU)

AKU ATAU KEKASIH (GELAPMU)

Tring . Bunyi bel di meja pemesanan menyentakkan lamunanku akan hal yang kemudian kutertawakan sebagai sesuatu yang tidak penting. Ah, bodohnya. "Selamat datang mau pesan apa Mbak?" sapaku kepada dua pasangan muda-mudinyang terlihat romantis itu. "Dua mocca dan dua croissant," jawab mereka yang kemudian mengambil tempat di sudut cafe yang berhadapan dengan kebun bunga mini.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Bodyguard Tajir

Jerat Cinta Bodyguard Tajir

Satu meja terdiri dari dua sofa yang satu sofanya muat untuk dua orang. Begitu Marchel duduk, Petty langsung mengambil posisi duduk satu sofa dengan Marchel. Cafe itu sepertinya memang di rancang untuk 'nge-date', dan pengunjungnya rerata adalah pasangan muda. "Ada apa Pet? Kok kayaknya serius banget?" Tanya Marchel "Gak ada yang serius sih, aku cuma mau bilang, kamu gak bisa menghindari aku mas.." jawab Petty
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai eighty two cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status