Takdir Di Bawah Langit Naga
Namun, rasa lega yang sempat menyelinap di hatinya seketika lenyap ketika suara berat dan penuh wibawa terdengar dari arah barat.
“Siapa yang berani membuat kekacauan di wilayah Kota Naga Merah?”
Bai Ling mendongak, dan di sana, di atas awan tipis yang bergulung-gulung, tampak seorang pria tua melayang di udara. Rambutnya panjang, putih bersih seperti salju, mengalir hingga ke punggungnya. Kumis dan jenggotnya menjuntai lembut, memberikan aura seorang bijak, meski tatapan matanya tajam dan penuh tekanan. Dia mengenakan jubah merah tua dengan bordiran naga emas, melambangkan otoritas tertinggi di kota itu.
Hot Chapters