Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Skenario Perjodohan Bisnis

Skenario Perjodohan Bisnis

Naomi memiliki wajah yang cantik, pakaian yang anggun dan berkelas, gesture tubuh yang sempurna, kekurangan gadis itu hanya dua, manja dan terlihat bodoh. Tanpa sadar terselip rasa penasaran di dalam hati Axel. Jika diperhatikan lebih teliti, tidak mungkin ada tunawisma yang begitu cantik terawat, berpakaian bagus dan branded, gesture Naomi dalam berjalan terlihat anggun, caranya duduk terlihat sempurna. Sikap Naomi tidak seperti seseorang yang menjalani kehidupan yang sederhana, gadis itu seperti tidak tahu apa-apa mengenai seberapa beratnya kehidupan di dunia luar.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as naivety
Read
+Library
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

"Apa?!" Tiara terkadang gemas dengan respon Naya yang agak lambat jika sedang terkejut. Padahal gadis manis berlesung pipi itu tergolong mahasiswi yang cerdas dan kritis soal mata kuliah. Namun lemot kalau sudah menyangkut soal tipu menipu. Mungkin karena Naya terlalu baik dan mudah percaya pada orang lain. Sehingga sangat mudah untuk dimanfaatkan dan ditipu.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as naivety
Read
+Library
Enigmatic

Enigmatic

Kalau kalian bertemu Gibran, kalian pasti akan langsung jatuh cinta! Lalu bagaimana dengan Rendi? Tentu saja visual Rendika Juniar Rivan ini tidak kalah dari dua kakaknya. Dengan wajah itu dia bisa saja di angkut menjadi member ke-24 NCT, lho! Orang rumah suka memanggil cowok yang baru menduduki bangku SMA ini dengan sebutan ‘Renjun’ singkatan dari nama panjangnya. Hobinya basket tapi nggak tinggi-tinggi. Tingginya beda banget sama Gibran. Rendi agak dingin kalau di sekolah, tapi bukan berarti tidak bisa bergaul. Ada Mahes si Canadian Boy salah satunya yang notabennya sudah berteman lama sejak SMP. Dan karena kedinginan Rendi ini mampu memikat hati lawan jenis baik itu teman sebayanya maupun
2.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as naivety
Read
+Library
Clarity

Clarity

Seakan ia tak rela miliknya dekat dengan orang lain. Tahun pertama masuk universitas, Jane Nelson sangat sulit membaur dengan mahasiswa lain termasuk teman sekelasnya. Ia memang tidak pandai bergaul sejak duduk di bangku sekolah dasar. Mendapatkan satu teman saja ia sudah sangat senang, apaalgi masuk ke dalam group populer disekolah, ia tak pernah membayangkan itu. Sekedar menyapa teman sebangku saja, tatapan aneh ditujukan padanya. Orang-orang memandangnya bagaikan larva menjijikan.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as naivety
Read
+Library
Jadi Simpanan Mafia

Jadi Simpanan Mafia

Rintihnya saat dia mulai menurunkan kedua kaki ke lantai. Dengan sangat hati-hati Naeva melangkah menuju ke kamar mandi. Kurang lebih satu jam Naeva keluar dari kamar dengan dress warna hijau sage. Rambut panjangnya diikat cepol acak-acakan, tapi itu justru membuat kesan imut di wajahnya yang memang baby face. Usia Naeva sudah dua puluh lima tahun, tetapi banyak orang mengira Naeva masih anak SMA karna wajahnya yang imut dan memang tubuhnya sedikit mungil.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as naivety
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

Ketika hendak menuju pintu untuk menggantikan teman kerjanya yang sedang melayani pelanggan, Ara tidak sengaja berserobok pandang dengan seorang gadis yang sepertinya dia kenal. Buru-buru Ara berbalik badan saat mengira bahwa gadis yang dilihatnya adalah teman sekelasnya, Naura, yang terkenal suka menggosip. Dia khawatir Naura akan mengenalinya meski dia tampil dengan style yang berbeda jauh dari style-nya saat di sekolah.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as naivety
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

ucap Meera -panggilan akrabnya- dengan gugup di telepon yang menghubungkannya dengan sang CEO, karena baru beberapa menit yang lalu ia dipanggil dan kembali dengan tangan gemetar juga lutut yang lemas, sekarang ia sudah menerima panggilan kedua. Nameera anak perempuan satu-satunya di keluarga yang terbilang sangat mematuhi aturan agama. Di usianya yang masih muda ia sudah lulus S1 di Kanada dengan beasiswa. Anak kedua yang mantap berhijab sejak Sekolah Dasar ini dikenal memang pantang menyerah, lembut dalam menyerukan kebaikan dan sangat ramah pada siapa pun.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as naivety
Read
+Library
Pelakor Itu Pembantuku

Pelakor Itu Pembantuku

“Ya, dari awal memang kamu yang salah! Terlalu cepat menilai sesuatu yang belum tentu benar. Kalau kubilang kau itu terlalu naif, tau enggak? Kau mengira semua orag itu seperti kau cara berfikirnya.” “Aku naif?” “Ya, kau naif! Kau enggak tahu kalau hati orang itu bercabang-cabang. Kau pikir kalau orang mengatakan A pasti di hatinya juga A. Padahal belum tentu.” “Kenapa mesti begitu? Itu namanya enggak jujur!”
10249.2K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as naivety
Show Reviews (33)
Read
+Library
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Read All Reviews
Ujian sebelum Akad

Ujian sebelum Akad

Benar-benar naif! Marvin kembali emosi. Ia tak suka disebut naif. Kata itu mirip dengan sebutan bodoh. Hanya diperhalus saja kata-katanya. Supaya yang diajak bicara tak tersinggung. Tapi nyatanya tak semua orang bisa menahan rasa tersinggung saat kata itu diucapkan. Marvin termasuk salah satunya. [Berhenti menyebut saya naif! Anda tidak mengenal saya.]
2.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as naivety
Read
+Library
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as naivety
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status