Membuat nama tokoh itu seperti menyusun puzzle—setiap keping harus mencerminkan kepribadian, latar belakang, atau bahkan nasib si karakter. Aku sering memulai dengan meneliti makna nama dari berbagai budaya. Misalnya, nama 'Akira' dari Jepang yang berarti 'cerah' bisa cocok untuk tokoh yang membawa harapan.
Kadang, aku juga bermain dengan kombinasi suara yang unik. 'Elara' terdengar futuristik untuk sci-fi, sementara 'Bram' terasa klasik dan tegas untuk cerita historis. Penting juga mempertimbangkan flow saat diucapkan—nama yang terlalu rumit bisa mengganggu immersion pembaca.