Sang Pewaris
Aku memutar bola mata, malas.
“Maaf Tante, namaku Ucil bukan Leon. Tante salah orang,” ucapku lantang. Entah kenapa, aku tak menyukai wanita ini.
Wanita itu terkekeh. “U -cil? Namamu Ucil?” dia memperjelas namaku hingga dua kali, apa dia tidak dengar, atau dia tuli? Aku mendengkus.
“Kampungan!” Wanita itu berlalu, tapi masih sempat kudengar dia mengucapkan kata itu.
Hot Chapters