Kesayangan Tuan Elian
Dan entah karena kutukan atau kebetulan, mata Lana langsung tertuju pada satu titik di koridor utama.
Di sana, bersandar pada pilar gedung yang catnya mengelupas, berdiri Eran.
Pria itu tampak sedang menghisap sebatang rokok dengan gaya masa bodoh. Rambut gondrongnya yang berantakan tertutup kupluk hitam, dan tatapannya yang sayu namun tajam sedang mengawasi lalu lalang mahasiswa baru.
Mengingat peringatan Saka kemarin tentang reputasi Eran sebagai "penghancur keluarga", "pecandu", dan "skandal model", bulu kuduk Lana sempat meremang.