Rahasia Senja
"Iya, Pak."
Setelah keduanya selesai mengisi data di buku pengunjung perpustakaan, mereka berjalan menelusuri rak-rak yang penuh dengan jejeran dan jenis buku. Aroma semerbak khas itu, membuat damai perasaan mereka berdua.
"Nja. Bukunya teh, yang ini teu?"
Suara berat Gafi, membuat langkah kaki Senja terhenti. Menatap Gafi yang sudah menunjukkan buku yang sama persis, seperti milik bu Indah. "Iya, Fi. Coba itu ada berapa buku?"
Bab Populer