Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memories

Memories

“Sshh. Diamlah.” Jarinya tiba tiba berada di depan bibirku yang membuatku berhenti bicara. Wajah Derald yang terlalu dekat ditambah suaranya yang berbisik membuat nafasnya bisa kurasakan dengan jelas, aku tidak bisa menolong diriku sendiri selain mengangguk. Aku bisa merasakan suhu tubuhku semakin meningkat.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as nearer
Read
+Library
Home

Home

--- "I let my heart close and I know it's not the right thing to do. But I'm afraid, afraid of what could happen if i let you enter my home." quotes by floribel. ---
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as nearer
Read
+Library
Dekat di Mata, Jauh di Hati

Dekat di Mata, Jauh di Hati

Evelyn tersenyum ringan, “Nona Wells telah melahirkan keturunan bagi Keluarga Hansen. Itu hal yang baik. Kenapa harus marah? Baiklah, aku tidak akan mengganggu kalian lagi. Lanjutkan acaranya, jangan sampai suasana rusak karena kedatanganku.” Lalu Evelyn meninggalkan aula perjamuan. Menjelang akhir musim semi, angin malam masih terasa dingin. Dia berjalan dengan cepat, sementara sahabatnya, Fenny, berlari mengejarnya dengan sepatu hak setinggi 8 sentimeter. Begitu melihat Evelyn masuk ke dalam mobil yang terparkir di tepi jalan, Fenny segera ikut naik.
36.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as nearer
Read
+Library
NINE

NINE

Ia duduk sedikit jauh dari yang lain, tampak sengaja memisahkan diri. Rey yang pertama kali menyadari keanehan gelagat Nina, perhatiannya selalu diambil alih dengan keberadaan gadis ini. "Kenapa, Na? Kau sepertinya sedikit menjaga jarak." ucap Rey. Tiba-tiba ia tak tertarik mendengarkan cerita sang ketua, gadis itu rasanya lebih layak dinomor satukan. Tapi pertanyaannya hanya berbalas gelengan singkat.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as nearer
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Meera menunjuk sebuah gerbang kompleks perumahan yang ada pos jaga di kanan dan kirinya. “Rumah kamu jauh ga dari sana, Ra? Boleh kan aku panggil kamu gitu aja?” tanya Varo saat melihat jarak antara gerbang kompleks dan masjid memang tak jauh. “Dekat, kok. Kamu panggil aku apa aja yang buatmu nyaman, selama itu masih nama aku.” Meera kemudian melangkahkan kakinya menuju gerbang masjid.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as nearer
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

"Kita ngapain ... setelah itu?" Wajah Joita bertambah tengil. Ia berjalan lebih dekat, hingga Baskara terpojok di tubuh pohon dekat sana. "That was a good one, Bas. You're really professional." Akhir kata, Joi mengedipkan mata sebelah kanan.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as nearer
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Sev beranjak dari duduknya seraya melangkahkan kakinya mendekati wanita gemuk itu. “Hari pertama udah telat?” Ia kembali bertanya seraya memajukan wajah dan menatap Trisha dengan sangat dekat. Trisha yang ditatap begitu dekat hanya bisa memundurkan wajah dan melangkah ke belakang. Namun Sev terus melangkah maju mengikuti wanita gemuk dengan senyum yang tidak bisa diartikan. Kini Trisha sudah terpojok karena punggungnya mengenai tembok putih
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as nearer
Read
+Library
Exit

Exit

April memulai candaannya. “Dih, apaan, sih.” Aku berseru sebal. “Mas-mas mana yang bakal mau sama aku,” ketusku. Di jalanan sebelah, setelah melewati lampu merah juga pertigaan dengan jam besar di tengah jalan. Ada satu SMA yang termasuk dalam sepuluh besar urutan SMA paling terfavorite di kota. Kalau dalam hitungan terfavorite di daerahnya, mungkin bisa masuk lima besar.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as nearer
Read
+Library
CERAI

CERAI

***** Suasana di dalam mobil hening Zaira yang duduk di belakang kemudi hanya melihat gedung gedung yang tinggi lewat jendela mobil Hingga suara bariton seseorang menyadar kan nya. " Kamu kenapa duduk di belakang? " tanya Reza yang sedari tadi hendak menayakan sikap Zaira , namun gengsi membuka topik pembicaraan duluan. Anu- maaf pak saya tidak bisa duduk berdekatan dengan lawan jenis saya. karena bukan mahrom saya. ucap Zaira hati hati. Takut pria yang sedang menyetir itu tersinggung dengan ucapan nya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as nearer
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

|Alaska Namun centang abu tak bertanda dua, melainkan satu. Sementara Alaska tau, Yesaya tak pernah mematikan ponselnya. Dan itu membuat Alaska semakin khawatir, ingin rasanya menghampiri Yesaya, tapi ini sudah terlalu larut untuk dirinya menghampiri gadis itu ke rumahnya. Namun Alaska berharap agar pagi segera datang, ia ingin menemui cintanya. ***
104.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as nearer
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status