ANNOYING NEIGHBOR
tercekat oleh kalimat Nicholas yang tepat sasaran
"Lo... juga pernah ngirimin foto bra renda lo yang berwarna hitam, kan?" sahut Nicholas perlahan.
Sebelum aku sempat memproses kalimatnya, Nicholas melangkah maju satu langkah lagi. Tangan kekarnya terangkat, dengan berani menyentuh lembut area remang dadaku, membuat tubuhku menegang sempurna. Nicholas sedikit menundukkan tubuh jangkungnya, sengaja mensejajarkan wajahnya yang tampan tepat di depan wajahku yang sudah pucat pasi.