Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nadira

Nadira

deliknya menatap datar. Rey dengan reflek melepas tangannya, mengerjab ketika atmoster di sekitarnya mendingin. "Balik ke kalas lu, gih. Udah bel." Lingga menatap Nadira lekat. Aura cewek itu sama persis dengan Aura yang Arya miliki, sama persis, pekat.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as nearer
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

Namun Jee tetap memakai tatapan tajamnya, menunjukkan rasa tidak sukanya dengan kehadiran mereka "Maaf, saya terlambat" Tiba tiba Femi datang, dengan penampilan tercantiknya, membuat mereka menoleh kearahnya. Bahkan Jee pun dibuat terpesona dengan kecantikkan Femi. Jee memberi Femi kode, untuk berjalan mendekat dan duduk disampingnya. Dengan langkah perlahan dan hati hati, Femi mendaratkan bokongnya di bangku dekat Jee.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as nearer
Read
+Library
DINAR

DINAR

lanjutnya mereka tertawa kecil sampai kepondok dimana dulu mereka duduk bersama, dinar menatap sedikit keujung sana tempat lunar biasanya duduk tapi tidak ada apa-apa disana, dia kecewa dan menatap raccel dalam-dalam, dia sangat mirip dengan lunar apakah lunar mungkin mengenalnya atau bahkan keluarganya ujar dinar dalam hatinya, raccel sangat menikmati suasana sunset hari ini, sangat cerah dengan langit berwarna jingga. matahari akhirnya tenggelam dan gelap mulai datang angin juga mulai kencang, mereka memutuskan untuk pergi saat itu karena takut akan kesehatan raccel yang belum sepernuhnya pulih
105.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as nearer
Read
+Library
Viona

Viona

"Nggak macam-macam Sayang, aku cuma mau ajak kamu ke tempat rahasia." "Iya, ke mana?" tanya Viona, menuntut. "Nanti juga kamu tahu." Levin, mengusap lembut kepala Viona, setelah itu melajukan mobilnya keluar dari parkiran mall. Sepanjang perjalanan, hanya ada alunan musik melow dari radio yang sedang diputar. Tak ada percakapan di antara Viona dan Levin, gadis itu asyik menikmati keindahan jalanan yang dilalui, menghirup udara segar yang bebas dari polusi. Ya, keduanya memang sudah keluar dari area perkotaan, menuju pinggiran kota. Di mana tak begitu banyak pemukiman, apalagi gedung-gedung pencakar langit, maupun pabrik-pabrik penghasil polusi. Jadi tak heran jika di sini udaranya terasa beg
1069.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as nearer
Show Reviews (20)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Happier

Happier

Nyanyian Camilla terpotong oleh Suara nyanyain beraksen khas yang sudah sangat tak asing di telinganya, terdengar jelas dari belakang tubuhnya. "....You think it's easy, you think I don't wanna run to you. But there are mountains. And there are doors that we can't walk through. I know you're wondering why Because we're able to be just you and me within these walls. But when we go outside You're gonna wake up and see that it was hopeless after all. No one can rewrite the stars" Shawn berjalan semakin dekat ke arah Camilla yang diam terpaku mengetahui tiba-tiba ada Shawn di belakangnya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as nearer
Read
+Library
Greedy

Greedy

Rey yang melihat Naina berjalan mendekat kepadanya, membuatnya tersenyum merekah. "Selamat siang nona," sapa Rey. "Selamat siang Felix. Sedang apa kamu di sini?" tanya Naina. "Memikirkan seseorang yang keberadaannya begitu dekat denganku, tetapi keadaan membuat kita tidak bisa saling berdekatan," ucap Rey. Naina merasa sedikit bingung mendengar perkataan Rey. Namun, ia tidak menghiraukannya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as nearer
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

Ini sebuah kesempatan! "Kau ada waktu? Kita bisa mampir di kafe depan sana sebentar? Aku rindu padamu!" ajakku sembari menunjuk tanpa mengalihkan pandang. Benar saja, ia terlihat begitu terkejut dan mulai gelisah setelah melihat ke arah depan. Jika benar, jarak kami dengan Jean yang asli mungkin hanya berkisar 50 kaki. Itu berarti, hanya butuh waktu beberapa menit untuk mempertemukan dua Jean yang berbeda.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as nearer
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Keiko tersenyum lega mendengar penjelasan Jonatan. Sampai di depan gang masuk, Jonatan menepi kan mobilnya, dan membuka sabuk pengaman Keiko. Tubuh Keiko menegang setiap Jonatan mendekatinya. Jonatan menatap Keiko dengan senyuman. Jonatan mendekati wajah Keiko dan menatapnya dalam posisi yang sangat dekat. Keiko memejamkan matanya dengan tegang. Jonatan tertawa lirih melihat ekspresi Keiko. Dan pada akhirnya Jonatan menyecup kening Keiko. Keiko membuka matanya dan melihat wajah Jonatan yang sangat dengannya. “Kita sudah sampai,” ucap Jonatan.
9.95.1K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as nearer
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Semenjak punya motor baru, Bu Bondan selalu mencibir bila aku lewat di depan rumahnya, mana pula tak ada jalan lain, hanya itu satu-satunya jalan. Akan tetapi nasihat suami supaya jangan dipedulikan masih bisa kujalani. Apapun katanya, pura-pura saja enggak dengar.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as nearer
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Beberapa orang yang lewat di dekat mereka memperhatikan mereka dan kembali berjalan untuk mengurusi urusan masing-masing. Sementara Gideon, Sharon, Danny dan Kevin celingak-celinguk memperhatikan keadaan sekitar. Gedung-gedung itu semakin dekat di mata mereka. Benar-benar indah dan terkesan kuno bagi zaman ini. Begitu juga dengan pakaian yang orang-orang kenakan. “Kita jangan sampai berpencar!” Seru Gideon. Mereka berjalan ke arah gedung-gedung karena di sana tidak terlalu banyak orang dan mereka harus tetap berjalan untuk mencari petunjuk.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as nearer
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status