Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

" Aku mengangguk, Nek Imas pun tanpa ragu, menggelap tubuhku dengan handuk kecil. "Maaf ya, sebentar." Setelah selesai Nek Imas bangkit keluar kamar. Selang beberapa menit ia kembali dengan membawa mangkok kecil berisi cairan berwarna kuning kehijauan. "Ini minumlah. Sedikit pahit memang, tapi itu bagus untuk pemulihan tubuh Neng." Aku pun meraih mangkok.kecil itu. Dan perlahan meminumnya.
842.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as nenek semok
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Kenapa enggak titip pesan dulu?” “Jingan?” tanya Rimba Rangkuti dengan senyum seperti mengejek. Nenek Suyatim mengangguk pelan meski hanya sekali. “Nenek seperti enggak tahu Jingan itu macam mana saja, Nek, Nek.” “Hua-hua-hua,” Nenek Suyatim pun tertawa dengan gabungan konsonan dan vokal khas miliknya. Hanya dirinya yang suara tertawanya seperti itu di Bukit Berkabut.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as nenek semok
Read
+Library
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Apalagi dari kaum menengah ke bawah seperti wanita muda yang sedang berdiri di depanya dengan tatapan tajam. "Saya memang ada perlu sedikit dengan kamu, tapi saya juga ingin mencoba seblak buatan kamu. Jangan menolak pembeli seperti itu, tidak baik," Brama berucap dengan santai, seuntai senyum menghiasi wajah tampan yang mulai memperlihatkan garis kerutan karena termakan oleh usia. Jihan membuang napas beratnya, kemudian mulai membuatkan pesanan Brama tanpa menanggapi ucapan lelaki itu.
9.7K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as nenek semok
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Kalian yang memulai, jangan salahkan aku melawan. Mak Odah antusias meraih plastik yang ada disterofom. "Wah, dapet udang sama iwak Nila!" Mak Odah girang. "Rum, siapa sih yang belum balikin semen itu, kok aku penasaran?" Mbak Maryam kepo. Hem kasih tau nggak ya?
7.840.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as nenek semok
Read
+Library
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

kataku lagi Angga hanya mesem-mesem sama sekali tidak tersinggung. “Sama-sama, Nek. Aku memang bodyguard Alya, doakan naik pelaminan ya, Nek,” seloroh Angga tanpa dosa. “Angga kamu apaan sih! Pergi sana!” Kulempar kemasan minuman gelas yang sudah kosong. Angga lari masuk ke dalam sedang nenek hanya geleng-geleng saja. “Uhui, klepek-klepek enggak ‘tuh?” Bik Siti ikut kepo.
1068.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as nenek semok
Read
+Library
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

“Makanya, gue sempet nggak bisa ngehubungi lo. Padahal tadinya gue mau ngajak main bareng.” “Yaelah, santai aja kali. Gue juga banyak bantuin Nenek gue,” jawab Matari. “Lo kayanya kerasan ya di sana. Kenapa nggak ikut Nenek lo aja? Tempatnya enak, walaupun nggak serame pusat kota.” “Nggak ah. Bisa mati kutu gue. Kalau mau jalan-jalan cari apa yang paling lengkap harus ke Semarang. Males banget.”
12.4K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as nenek semok
Read
+Library
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Si mbak datang dengan buku catatan kecil. "1 porsi sashimi salmon, 1 porsi tempura udang, 1 tempura ikan, 1 porsi sushi salmon, dan ramen yang ini ya mbak. Minumnya Ocha, soda dan lemon tea." "Di tunggu yaa kak."
103.7K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as nenek semok
Read
+Library
Enemate, Enemy To Soulmate

Enemate, Enemy To Soulmate

Oslo Norwegia, Sore Harinya "Mama ...." Sasa menoleh ke arah putranya yang datang dengan wajah kusut. "Ada apa Anak Viking?" tanya ibu cantik itu sambil mengangkat panci berisikan spaghetti untuk disaring airnya. "Boleh aku bicara sama mama?" Sasa memasukkan spaghetti itu ke dalam mangkok besar. "Mau bicara apa sayang?" tanya mantan guru Xander saat SD di Semarang. "Bisa minta tolong ambilkan botol oregano?"
103.2K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as nenek semok
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Saking familiar-nya, dia bahkan langsung pergi mengambil minuman yang ada di dalam rak tertutup, tepat di atas kulkas minuman. "Benar-benar tidak tahu malu." Elian langsung saja mengejek, bahkan mencibir. "Padahal dipersilakan duduk saja belum." "Tidak perlu terlalu serius, Elian." Sebastian mendesis pelan, setelah menelan seteguk kopi kemasan. "Lagi pula, kita ini sekarang sekutu kan?" "Sekutu tidak berarti teman," balas sang asisten dengan tatapan mata tajam. "Hubungan sekutu ini, adalah saling menguntungkan. Itu jelas berbeda dengan teman."
102.3K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as nenek semok
Read
+Library
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Jemarinya gelisah menarik-narik rok mini yang dikenakannya agar sedikit lebih sopan di hadapan pasangan elegan ini. “Ehm, salam kenal. Aku Nessa, aku sepupunya Aldo,” sambut Nevi sambil mengulurkan sebelah tangan kanannya pada Diana. Tapi karena Diana masih dalam keadaan syok, ia pun tak menyambut uluran tangan itu. Sontak, Nevi makin canggung dan gugup. Ia yakin, Diana dan Damar tengah menebak-nebak apakah pengakuannya dan Aldo tadi sungguhan atau tidak.
9.9278.5K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as nenek semok
Show Reviews (32)
Read
+Library
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status