RITUAL GUNUNG KEMUKUS
Dia mendekat ke arah Saimah lalu memberi sebuah benda terbungkus kain putih berlumpur dan berbau bangkai yang busuk.
“Kamu pilih Parman atau Badrun? Pilih Parman, kembalikan ini ke punden. Pilih Badrun, hanyutkan ke sungai,” ucap Nenek dengan menyeringai, mempertontonkan giginya yang tak utuh berlumur darah mengental.
Bau anyir darah dan bangkai busuk menyengat seketika menguar. Keempat orang tersebut seketika mual dan pening di kepala. Bersamaan itu, si nenek menghilang tak berbekas.