Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Reinkarnasi Ke-dua Di Dunia Lain

Reinkarnasi Ke-dua Di Dunia Lain

Kami semua tiba-tiba saja berada di villa yang ada di pulau pribadi. "Kenapa ke sini lagi?" tanyaku. "Besok kita akan menuju benua Kalenex, itu letaknya di sisi belakang pulau," Erin. "Papa!!" Seorang demihuman berlari ke arahku, dia memiliki telinga dan ekor serigala dan hanya memakai bikini. Dia memelukku namun langsung dilepaskan oleh Erin dengan cara di dorong keningnya menggunakan jari telunjuk. Selen namanya, dia cewek yang memakai pakaian serba hitam saat di ruang tahta.
9.735.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai nenek seram
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Aldho Alfina
Volume ke 3 bakal lebih intens perang dan Volume ke 4 flashback perjalanan Al awal mula. Flashback bisa jadi sampai 3-5 Volume, dari terpisahnya dengan kembar 4, melatih sihirnya, pertemuan dengan Erin lalu Violet dll.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

"Saya Erchan, Nek." "Kalau saya Bagas, bukan bagi ganas tapi Nek." Bagas tertawa saat nenek mengusap rambutnya gemas. "Temanya Adila banyak ya. Terus pacarnya Adila yang mana?" tanya Nenek tiba-tiba. Revano yang mendengar nya langsung tersedak air liurnya sendiri. "Itu Nek, yang pakai kemeja biru dongker. Duduknya dekat sama Raden." Erchan dengan suka rela memberitahu Nenek, lebih tepatnya dia ingin melihat Revano di sidang.
9.94.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Silakan mampir dan berikan review yang ok yaaa. Review ok dan banyak komentar = update makin cepat... Tengkyuuu...ditunggu kedatangannya di lapak ane yaa... muachhh... Nana
9.88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Lokasi: Pulau Sentinel, Samudra Hindia — 3 Bulan Setelah Nyx Dimatikan Adrian menatap langit yang kelabu dari atas mercusuar tua. Angin asin menerpa wajahnya, dan burung camar berseru keras. Elena berdiri di dekatnya, membawa amplop coklat lusuh. “Ini dikirim tanpa nama. Cap pos dari tempat yang bahkan nggak ada di peta,” ujarnya sambil menyerahkan amplop itu.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Skandal Panas sang Pewaris Dingin

Skandal Panas sang Pewaris Dingin

“Aku mungkin sudah gila.” Keenan menahan tangannya melayang ke pipi Emmy walau dorongan itu sudah menggebu-gebu. Dia memilih meninggalkan Emmy, namun baru beberapa langkah, dia mendengar suara Emmy lagi. “Berang-berangnya tidak bahagia,” gumam Emmy. “Mereka tidak berenang dan bermain sama sekali.” Keenan melihat ke layar televisi. Kali ini, serial dokumenter terlihat menunjukkan kehidupan berang-berang dalam sebuah akuarium raksasa di salah satu taman hiburan.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
RANJANG PANAS KAKAK IPAR

RANJANG PANAS KAKAK IPAR

Ada hal yang ingin beliau bicarakan. "Nek, Mas Gama apa mau datang?" tanya Sena pada Nenek "iya ,Nak. Bersama dengan istrinya." "Ya sudah kalau begitu aku bersiap dulu, Nek. Lanjut sendiri, makannya ya, Nek!" Sena memberikan piring berisikan bubur itu pada Nenek.
10108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

jelas Erica. "Terus kenapa kamu share lokasi resto ini ke Kakak? Harusnya bilang kalau kamu udah pergi dari club itu," omel Richo, ia tak sepenuhnya salah. "Dia sama cowok, ke club," batin Evan mendengarkan percakapan mereka berdua. "CORET!" Evan menyeringai, ia memang tak suka perempuan dengan gaya hidup seperti itu. "Ya kan, Kakak tanya aku di mana. Jadi aku kirim real time location lah." Erica membela diri, ia tak mau disalahkan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
SUAMI KE-15 NONA SERENA

SUAMI KE-15 NONA SERENA

Nico: Berdirilah tepat di pojok kolam berenang itu Tanpa berpikir panjang, Serena langsung berjalan menuju ke arah pojok kolam berenang yang cukup luas itu. Di sana ada tembok pembatas mansion yang sudah ditumbuhi tumbuhan rayap yang menempel di tembok itu. Serena berdiri dengan bingung seperti patung di sana.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

"Nek, Anda salah orang. Dia adalah temanku, bukan Quenne!" Nenek tua menggelengkan kepala dan berkata dengan agak cemas, "Quenne! Dia adalah Quenne! Quenne cepat pulang ...." Justin merasa tidak berdaya. "Nek, dia benar-benar bukan Quenne!' Tuan Eko berdeham dengan keras, lalu menghampiri. "Sayang, jangan ribut, kamu bakal menakuti anak-anak ini!" Nenek menatap Tuan Eko dengan mata yang berkaca-kaca. "Sayang, dia adalah Quenne! Quenne sudah pulang, Quenne sudah pulang ...."
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.6K kali sebagai nenek seram
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Mereka adalah Ki Rembong, Soca Srenggi dan Amoksa. Mereka tidak banyak istirahat. Sering menggunakan ilmu meringankan tubuh agar lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Hendak kemanakah mereka? Sebelumnya mereka kedatangan seseorang nenek-nenek yang wajahnya cukup menyeramkan. Pucat keriput, sepasang matanya hanya ada warna putihnya saja, tidak memiliki bola mata hitamnya. Nenek itu berbadan kurus, agak bungkuk. Rambut putih kusut tergerai menambah kesan seramnya. Memiliki hidung lancip seperti paruh burung dan bibir tebal warna kehitaman.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status