Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Seram melihat mata Norita yang benar-benar menakutkan. TING! Ponsel Alice berbunyi, tanda ada pesan masuk. Alice mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan kepadanya. Norita : Tunggu saya di kantin!
107.6K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as nenek seram
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

tanya Yasmini dengan merasa sedikit bersalah. “Hehe tidak Nek, Anthony bercanda,” jawab Anthony. “Dasar kamu ya!!! Buruan mandi, nanti makanannya dingin,” pinta Yasmini. Anthony pergi dari hadapan neneknya menuju kamar mandi, setelah selesai dia duduk di ruang makan. “Menu kali ini apa, Nek?” tanya Anthony, dia penasaran dengan menu yang ada di meja. “Nenek masak asem-asem, goreng tempe dan rempeyek, Ton,” jawab Yasmini.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as nenek seram
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

“Iya, padahal baru kemarin lho, Nda Nenek nanyain kamu. Eh, hari ini ku langsung datang. Mungkin kontak batin antara Nenek dan kamu kuat banget, ya, Nda. Langkah kami hampir sampai ke depan kamar perempuan pengganti mamaku. “Nenek! Apa kabarnya? Dinda kangen banget sama Nenek.” Aku begitu antusias melihat perempuan ringkih yang masih menyisakan wajah cantiknya. Lantas aku memeluk dan menciumnya layaknya seorang Ibu kandungku sendiri. Meski Mama sudah pergi lebih dulu akan tetapi kasih sayang yang Nenek Idah berikan untukku tidak pernah kurang sama sekali. “Kenapa kamu datang sendiri, Sayang? Andin sama Andita mana? Beni juga nggak ikut?” Aku sampai merasa tidak enak hati karena tidak membawa
105.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as nenek seram
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

Dirinya sudah jengah dengan permintaan maaf dari Sena. “Oke, gue gak turun. Sekarang lo mau bawa gue kemana. Gue gakmau ya kalau lo ngajak gue ke tempat aneh aneh,”ucap Zelina memperingati. “hahaha, sebenarnya sih iya. Saya mau ngajak kamu ke suatu tempat yang gak bisa kamu lupakan,”jawab Sena. Zelina melotot ke arah Sena.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as nenek seram
Read
+Library
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Enggak bisa aku jelasin, Na. Pokoknya dia kejam banget. Sampe akhirnya di akhir cerita, dia ngundang banyak banget makhluk ghaib berbahaya. Seperti Dokayaan, Nyai Angker, Nyai Katemi, Nenek Nurul, sampai pasukan-pasukannya." "Maksudnya, terjadi perang, Ren?" "Iya, Na. Perang besar di hutan alaspati. Alhamdulilahnya, kita bisa ngalahin Nenek Sri, dan buat dia taubat." "Ternyata se-ngeri itu ya Nenek Sri, kayanya dia lebih ngeri daripada manusia serigala yang kita hadapi sekarang." Pikir Suster Anna. "Enggak!" Bantah Arsela yang seperti sudah tahu musunya seperti apa.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as nenek seram
Read
+Library
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

"Selamat tinggal, Nek. Terima kasih atas segalanya. Aku akan mengunjungimu lain waktu." *** "Sekarang kita ke mana?" James membuntuti Nami setelah sampai di hotel siang harinya. "Urusanku di Hawai selesai, aku ingin pulang ke Jakarta. Aku merindukan si kembar." "Sayang, kita sedang bulan madu, kamu tidak lupa kan? Kamu bilang dua hari di Hawai dan lima hari di Venice." "Aku tidak mood setelah bertemu Becky." "Kakak dan Becky tidak ada hubungan apapun sekarang. Percayalah," James semakin frustasi memikirkan bulan madunya yang berantakan.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as nenek seram
Read
+Library
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Wanita itu pergi meninggalkan Keano yang masih terbengong. “Keano, cewek itu boleh juga. Lihat seragamnya, meskipun nampak kuno, tapi lumayan. Mungkin dia jelmaan dari Dewi Helena? Gerakannya sempurna, Bro. Sebelas dua belas dengamu.” Kenan yang mengatakannya. Mereka berbicara sambil berjalan ke kelas.
9.7213.6K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as nenek seram
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pagi hari saat matahari baru saja muncul diufuk langit sebelah timur sesepuh dari kaum aneh dan selalu dikucilkan ini telah sampai disebuah kali kecil yang termasuk kawasan Blora. Si nenek bernama Marasati dan dikenal dengan sebutan Harimau Setan hentikan langkah. Setelah memperhatikan keadaan sekitarnya. Tiba-tiba saja si nenek berkata. "Embun lembut membasahi ujung dedaunan. Sungguh ini adalah pagi yang indah. Aku tidak pernah melihat pemandangan seperti ini. Dikejauhan sana aku lihat puncak Merapi, tapi aku tidak melihat tanda-tanda keberadaan kaumku. Apakah mereka semua telah menemui ajal karena memperturutkan nafsu mengikuti dendam kesumat?"
98.8K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as nenek seram
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Mungkin insting mereka mengatakan bahwa akan terjadi sesuatu malam ini. Pakdo Ramli telah selesai menata segala sesuatunya: dupa berisi kemenyan yang mengepulkan asap, satu ekor ayam bakar cemani, segelas kopi, segelas air putih, segelas susu, kembang tujuh rupa dan sebilah keris berlekuk tiga. Pakdo Ramli bersiap-siap mengambil tempat duduk untuk memulai ritual pemanggilan makhluk merah penguasa area pohon beringin. Namun, sebelumnya dia hendak mengatakan sesuatu pada Sanusi.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as nenek seram
Read
+Library
Godaan Sang Majikan Tampan

Godaan Sang Majikan Tampan

Kedua tangannya masuk ke dalam saku celana, sesekali dia berdehem menunjukkan jika tenggorokannya sedang ada masalah untuk sekadar berbincang kosong. "Aku pernah piknik ke KL. Kalian tahu di mana KL?" "Negeri Ipin Upin," jawab lelaki muda si pemilik rumah. "Nah, di sana nenek melihat sinetron. Orang sana memanggil itu namanya cerekarama. Ceritanya, tentang pasangan yang tertangkap khalwat akhirnya mereka berdua dinikahkan paksa. Wah!" "Ck! Cerita apa itu, Nek."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as nenek seram
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status