Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

serunya kagum, memandang tebing tinggi yang memeluk air laut sebening kristal. William tersenyum sambil merangkul pinggang istrinya. “Teluk ini salah satu tempat paling alami di Samoa. Hampir tak terjamah. Siap untuk snorkeling dan diving?” Amelia mengangguk antusias. “Siap! Tapi … kalau ada hiu, kamu harus lindungi aku, ya!” William tertawa. “Baik, Sayangku. Aku akan melindungimu, bahkan dari ikan sekecil nemo.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Lady Neenash

Balas Dendam Lady Neenash

titah Lady Neenash. Ketiga rekannya kompak mengangguk Pertarungan pun semakin sengit. Satu per satu heik roboh. Lady Neenash dengan cepat membekukan darah yang mengalir dari tubuh hewan mistis tersebut agar tidak mencemari lingkungan dengan racunnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Mereka adalah Ki Rembong, Soca Srenggi dan Amoksa. Mereka tidak banyak istirahat. Sering menggunakan ilmu meringankan tubuh agar lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Hendak kemanakah mereka? Sebelumnya mereka kedatangan seseorang nenek-nenek yang wajahnya cukup menyeramkan. Pucat keriput, sepasang matanya hanya ada warna putihnya saja, tidak memiliki bola mata hitamnya. Nenek itu berbadan kurus, agak bungkuk. Rambut putih kusut tergerai menambah kesan seramnya. Memiliki hidung lancip seperti paruh burung dan bibir tebal warna kehitaman.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

"SAMUDERA! SUAMIKU! AHHH... ENAK... MHHH... ENAK... AKHHH!" "Gila... kamu bener-bener gila, Sera," Samudera meracau dengan kata-kata kotornya yang semakin menjadi-jadi. "Lihat perut kamu yang nonjol setiap kali aku masuk, hm? Punya aku panjang banget sampai kerasa di perut kamu. Aku bakal bikin perut kamu buncit isinya benih aku semua malam ini! Dua puluh hari, aku bakal ninggalin kamu dengan perut penuh sperma!"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Berbalik, dia bertanya kepada orang-orang di sekitarnya, "Menurut kalian?" Mereka yang mengerti tentang situasi itu tersenyum canggung dan tertawa, "Semua orang cantik memang agak mirip, haha." Mereka yang tidak tahu mulai bergosip, "Eh, iya, ya mereka memang agak mirip." "Sekilas, mereka agak mirip, tapi kalau dilihat lebih dekat, nggak juga." "Gayanya berbeda. Yang satu seperti bunga peony, cemerlang dan nggak tertandingi, sementara yang satunya lagi murni dan anggun, seperti anggrek."
23.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Hari-hari terakhir di desa Ne, Kael dan Arata tiba di area perbukitan kehijauan, dengan keadaan repot, berlari kocar-kacir diburu semut-semut merah sebesar telapak kaki pria dewasa. {Semut-semut yang tergolong sebagai hewan-ajaib atau monster, dan masyarakat Selatan-Putih / desa Ne menamainya semut Rerengi.} Terdapat madu emas dibeberapa semut Rerengi yang sedari lima jam lalu Kael dan Arata mencarinya. Kendatipun mereka berhasil menemukan semut yang dimaksud dan hendak ditangkap, terlalu berat jika mereka mesti meladeni satu persatu semut yang tidak berkepentingan lewat hanya ilmu Aura tipe Sentral. Terlebih lagi, gigitan setiap semut Rerengi dapat menimbulkan rasa panas serta pembengkakkan
1020.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai nenek seram
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Gelora Hasrat Istri Kedua

Gelora Hasrat Istri Kedua

ucap Raka. "Iya, Sam. Mami juga gak sudi anak mami harus hidup serumah sama perempuan modelan Jannet. Mami gak ikhlas." Niken menambahkan. "Makasih, Mam, Pi," ucap Samudra. Selanjutnya, dia pun ingin menyampaikan satu fakta lagi. "Ada satu lagi yang mau Sam kasih tau ke Mami dan Papi." Kening Niken mengernyit. "Ada apa?"
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Namun, langkah seorang Nenek menghentikan aksinya untuk membalas sindiran Lilis. Si nenek maju, mendekati Keukeu. Ia berlenggak-lenggok menunjukkan pesonanya bak seorang peragawati. Keukeu pun dibuat terheran-heran, sedangkan ibu-ibu tak kuasa menahan tawa. “Kenapa, Nek?” tanya Keukeu. “Emmm…. Nini…. mau…. daftar…. jadi…. foto model. Bisa, kan? Dulu waktu Sekolah Rakyat (setara SD) Nini sering berfoto sama orang-orang Belanda.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Nenek itu berubah menjadi nenek yang mengerikan—aslinya roh jahat—serta menerjangnya. Tetapi, nenek itu langsung tercabik-cabik hingga membuat seluruh tubuhnya mengeluarkan cairan hitam nan pekat yang sama seperti cairan yang menempel pada Sera. Ken tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Saat ini dia harus tetap berada di lingkaran agar dirinya tidak bisa di jangkau oleh nenek tersebut. "Sudah cukup! Pada akhirnya …Berikan aku waktu dengannya …Setelah itu …." Serei datang dengan membawa berbagai buah.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

teriakku, karena suasana dalam barak sudah diluar kendali, rame sekalii. “Rin, mau gabung gak?” tanya Ida. “Boleh,” jawab Irine dengan suara halusnya, sehalus sutra. Kami berkeliling, sambil cerita asal-usul kami, sesekali bercanda. Lokasi camp ini indah sekali, dikelilingi oleh perkebunan strawberry dan berbagai sayur, bunga mawar tumbuh liar disini, meskipun sepertinya jauh dari pemukiman penduduk.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai nenek seram
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status