Cinta Dalam Riuh Salju
Pintu logam terbuka dengan suara gerinda keras, dan sinar matahari pagi dari Pegunungan Jura menerobos masuk, membutakan sejenak.
Mereka bertiga keluar lebih dulu—Leo, Amara, dan Luca. Tapi Nerea berhenti di ambang pintu.
“Pergilah,” kata Leo, menoleh. “Ini akan runtuh semua dalam hitungan detik!”
Nerea menatap ke dalam lorong, lalu ke Leo. Tatapannya tak lagi penuh kebencian, tapi luka.
“Aku dilahirkan dari sistem itu, Leo. Tapi kau... kau yang diberi pilihan. Kau membunuhnya.”
Hot Chapters