Desahan di Kamar Pembantu
teriak Nala dari jendela.
"Robotnya Nathan!" sahut Nathan protes.
Indira dan Bara berpandangan, lalu tertawa.
"Ayo, kita urus anak-anak dulu," ucap Bara, meraih tangan Indira.
Mereka berlari kecil masuk ke rumah, bergabung dengan hiruk-pikuk kecil yang akan mewarnai hari-hari mereka di rumah baru ini. Ada kardus yang harus dibongkar, ada mainan yang harus dirapikan, ada tangis dan tawa yang akan bergema di setiap sudut. Tapi itu semua adalah bagian dari kehidupan yang mereka pilih. Kehidupan sebagai suami istri, sebagai orangtua, sebagai satu keluarga.