Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERBAGI SUAMI (TAMAT)

BERBAGI SUAMI (TAMAT)

Sedikit menempel dengan kaos yang kukenakan. Aku merasa sedikit gerah saat ia berada di dekatku. Kenapa ini? "Oke, ya. Smile!" Nadia telah mengeluarkan ponselnya dan mengarahkan sedikit menjorok ke depan. Kepalanya ia sandarkan di bahuku. Bukannya menolak, aku malah menyunggingkan segaris senyum ke arah kamera.
9.4114.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Mengikuti alamat itu, aku mengemudi menuju lokasi. Lokasi menunjukkan sebuah taman bermain. Saat akhirnya menemukan putriku, aku terdiam di tempat. Tristan mengenakan kaus dan celana jeans sederhana, memeluk Rayna dengan mesra dan berinteraksi manis. Sementara putriku duduk di atas kuda komidi putar, tertawa sambil berpose ke arah mereka. Rayna memotret Reisha sambil sesekali mencium Tristan.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

“Lo mau duduk?” Kevin menunjuk bangku kosong di bawah pohon. Mereka duduk berdampingan, jaraknya lebih dekat dari sebelumnya. Nadia menekan pelipisnya. “Tiap orang megang aku, rasanya beda.” Kevin menegang. “Beda gimana?” “Kayak… tubuhku nolak,” jawab Nadia jujur. “Kecuali—” Ia berhenti.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

(Terima kasih atas sarannya) jawabku akhirnya. "If you want to talk, just let me know. I'm just a few steps away from you," (Kalau kamu butuh teman untuk bicara, bilang ya. Saya cuma berjarak beberapa langkah saja dari kamu) katanya sebelum keluar dari pantry.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Ternyata Jodoh Selalu di Sampingku

Ternyata Jodoh Selalu di Sampingku

"Menjauh dariku!" "Jangan dingin gitu dong." Pria itu mengulurkan tangan ingin menyentuhku. "Temani kami minum sebentar, yuk?" Aku mundur selangkah, tetapi terhalang oleh bangku panjang. Saat itu, terdengar suara berat. "Dia sudah ada yang menemani." Aku menoleh, melihat Farel muncul dari bayangan, ekspresinya sangat muram.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
MAKE ME GO

MAKE ME GO

Dari sudut matanya keluar sebuah cairan bening menetes mengalir membasahi bantal yang ia gunakan saat ini "Aku tak tahu harus menyikapi dirimu seperti apa? Disisi lain kau adalah sahabatku namun disisi lain kau bertingkah diluar batas dari arti persahabatan itu sendiri" ~ Nayla
9.736.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Adrian menatapnya sebentar. “Ya, aku dengar.” “Kau pikir. ‘kau berikutnya’ itu berarti apa?” Adrian terdiam beberapa saat, lalu berkata pelan, “Mungkin artinya giliran kita untuk membuka kebenaran sepenuhnya meski nyawa taruhannya.” Raina menggigit bibirnya. “Kau tidak menyesal?” Adrian menatap ke depan, matanya memantulkan cahaya lampu jalan yang melintas.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai next to you artinya
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

“Jangan takut, aku akan melindungimu. Selama ada aku, dia gak akan berani semena-mena. Ayo, kita pulang sekarang.” Kami pun berdiri. Nadira berjalan sangat dekat di sampingku, bahkan beberapa kali tangannya menyentuh lenganku, seolah mencari pijakan agar tidak goyah. Aku bisa merasakan tubuhnya masih gemetar, dan hatiku semakin tersentuh.
1083.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (126) Test Pack ART-ku -Hanya Sebuah Impian Yang Tertunda- “Bang,” ucapku lembut ke telinganya. Kami berada pada jarak yang sangat dekat. “Ayo dansa, dansa, dansa ....” teriak anak-anak, melihat tubuh kami semakin dekat. Nggak, Nak, ini nggak boleh. Kita harus tetap jaga tubuh kita agar tak tersentuh oleh lawan jenis yang bukan mahrom. Walau jujur dalam posisi yang teramat dekat ini. Mencium aroma harum tubuhnya yang menggoda indera penciumanku. Rasa-rasanya ingin tiba-tiba aku memeluk erat tubuhnya dalam dekapan.
9.379.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Ric, kenapa?“ Naira kembali bertanya. Aric kembali mengusap wajahnya. “Malam ini dan seminggu ke depan, kamu tidur di sini ya?“ katanya. “Sama kamu?“ tanya Naira. “Maunya sih begitu,“ jawab Aric sambil membuang napas “Tapi no! Aku mau nginep di apartemen temanku saja, Babe. Aku nggak yakin bisa menahan diri kalau dekat-dekat terus sama kamu,“ jawab Aric. Seketika hati Naira dipenuhi haru. “Kamu …“ “Aku nggak yakin bisa menjaga diri kalau berada di dekatmu, Khai. Sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan sebelum kita halal,“ ujar Aric.
9.971.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status