Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!
“I-itu… ya… gitu. Aku nanti, maksudku tubuh kita nanti menempel tanpa sengaja, atau aku nggak sengaja memelukmu."
Dia menatapku beberapa detik, lalu menghela napas kecil.
“Kamu aneh,” gumamnya.
Aku cuma bisa nyengir kaku.
Beberapa detik hening.
Hujan di luar masih terdengar, meski tidak segila tadi.
Nara menggeser tubuhnya sedikit ke pinggir ranjang, memberi ruang.
“Sini... Naik saja,” katanya singkat.