Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Pria di sebelahnya yang ku tebak adalah teman-teman mereka hanya diam sembari sesekali melirik ke arah mereka. Melihat hal itu ide nakal muncul di kepalaku. Segera ku dekatkan tubuh ku ke arah Bu situ. "Bu saya pengen...." Bisik ku kecil. Bu Isti dengan wajah merah di tengah remang-remang cahaya itu menatapku kecil. "Di sini rame pakhhh...." "Nggak papa Bu, tuh di sebelah udah mulai aja!"
1021.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

“Percayalah sama yang masih ada di sampingmu waktu semua orang ninggalin kamu.” Kata-kata itu sederhana, tapi nadanya berat, menggantung di udara. Mahesa tahu kapan harus menatap, kapan harus diam, kapan harus memelankan napas agar ruang di antara mereka terasa intim tapi tidak melanggar batas. Mobil berhenti di depan butik Nayara. Hujan belum reda. Mahesa belum melepas genggamannya. “Kamu nggak sendirian, Nay. Kalau ada apa-apa, hubungi aku. Jangan tahan sendiri.”
66.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

suruh Natha kepadaku. Tanganku mulai mengusap layar ponsel. Aku mengetik balasan untuk Widya. Done! Kami akan bertemu sebentar lagi. "Tanpa kamu Nath?" tanyaku. Ya pengen tahu saya apa yang akan dia jawab. "Aku akan selalu berada di dekatmu! Tapi kamu tidak akan menyadari kehadiran diriku." Lengkungan tipis merekah di bibirnya. Sebuah tanda kalau dia tidak ingin dipahami. Okelah.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Kesayangan CEO Duda

Istri Rahasia Kesayangan CEO Duda

Jemarinya segera menghapus jejak air mata di pipi pucat Naya sambil menyunggingkan senyum lega. "Maaf karena membuatmu khawatir. Dan ... terima kasih. Terima kasih karena sudah jujur tentang perasaanmu. Aku bahkan tidak menyangka kau masih punya perasaan yang sama untukku," ucap Neo tulus. "Memangnya kau masih mencintaiku juga? Bukankah sekarang kau dekat dengan Aurel?" tanya Naya polos. "Aku memang dekat dengannya. Tapi bukan dalam artian seperti yang kau bayangkan," sanggah Neo cepat.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Demi Pernikahan yang Bahagia

Demi Pernikahan yang Bahagia

“Hah?” “Rumah sakit kamu dekat dari sini,” kata Rionegro. “Apartemen saya juga tidak jauh.” Ia berhenti sebentar, lalu menambahkan, “Tidak masalah, kan?” Yusallia ragu sejenak. Namun keraguan itu tidak bertahan lama. “Kalau nggak merepotkan...” “Tidak merepotkan sama sekali.” Jawabannya singkat, tetapi cukup meyakinkan.
10625 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

“I-itu… ya… gitu. Aku nanti, maksudku tubuh kita nanti menempel tanpa sengaja, atau aku nggak sengaja memelukmu." Dia menatapku beberapa detik, lalu menghela napas kecil. “Kamu aneh,” gumamnya. Aku cuma bisa nyengir kaku. Beberapa detik hening. Hujan di luar masih terdengar, meski tidak segila tadi. Nara menggeser tubuhnya sedikit ke pinggir ranjang, memberi ruang. “Sini... Naik saja,” katanya singkat.
1041.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

Jadi sekarang sedih apa seneng? [Keduanya.] [Ya udah, gini gini, sekarang kamu tutup mata, bayangin aja kalau aku di situ. Udah?] Aku menurutinya. Memejamkan mata dan membayangkan dia ada di samping ku. [Udah.] [Eh, temen-temen kamu di sebelah mana? Jangan sampai aku salah peluk nih.] [Itu, mereka di sebelah sana. Aku dipinggir ini.]
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Refleks kepala Nea menggeleng cepat. "Ini mau ketemu temen, Kak. Cuma di warung kopi deket situ aja, ada diujung gang itu." jawab Nea berusaha mengendalikan dirinya. "Oh mau ketemu pacar, ya? Yaudah ka--" "Nggak-nggak! Bukan pacar! Perempuan kok." ralat Nea yang sedetik kemudian ia sangat menyesali kalimatnya ini. Kenapa terkesan pickme sekali?
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Tetangga 3 “Ya mari pak.” Ujar Bora dan Aarav secara berbarengan. Lalu Saat Pak Adit pergi dari sana, Bora dan Aarav tersenyum dan saling memandang satu sama lain “Baiklah aku pulang dulu ya, Bye.” Ujar Bora yang pergi dari sana, dan Aarav hanya menatap kearah Bora yang sedang melangkah menuju ke rumahnya dan saat Bora sudah masuk kedalam rumah, Aarav masih terdiam dan tersenyum melihat Kearah rumah Bora. Tak lama Aarav masuk kedalam rumahnya. Disisi lain Bora hanya terdiam setelah ia sampai didalam rumahnya. Ia meletakan Lukisan di lantai dan memegang bibirnya. Bora membayangkan Saat ia dan Aarav berciuman, dimana Bora merasakan Bibir Aarav begitu Lembut dan Kenyal. “Bagaimana bisa Bib
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Next _________ Hai Sahabat setia, terimakasih sudah mampir di ceritaku ya, Ditunggu like nya jika suka dengan cerita ini, juga komentar serta kritik dan sarannya ya, Dukung terus karya-karya Othor ya? biar Othor semangat lagi up nya, Jangan lupa juga untuk subscribe dan juga follow akun Othor ya, Terimakasih
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai next to you artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status