Memikat Hati Tetangga
“Kalau kamu nggak mau, ya sudah, saya temani kamu sampai dapat kendaraan, mau naik angkot?”
Belum sempat Wida menjawab, Wastra sudah kembali bicara, “Wid, jangan menolak, saya cuma menawarkan diri untuk menemani, nggak jadi mengantar kalau memang kamu nggak mau, saya tidak memaksa.”
Mendengar jawaban itu, Wida hanya menghela nafas berat ia tidak bisa menolak lagi kali ini, karena Wastra sudah berdiri di sampingnya sambil menyelipkan kedua tangannya di saku celana.
Capítulos em Alta