MISTERI RINTIHAN DI RUANG KERJA SUAMIKU
Dari mulai senyum sendiri hingga menangis tersedu bahkan sesekali mengepalkan tangan, ya itulah ekspresi Nilam saat pikiran dan hatinya berkelana di masa silam.
Setelah puas, Nilam menenggelamkan diri dalam balutan mukena di atas sajadah dan terlelap saja, cukup lama Nilam tertidur, hingga ia bermimpi dalam mimpinya Nilam diajak oleh seorang lelaki yang tak bisa ia lihat wajahnya, lelaki itu menggenggam tangannya dan mengajaknya pada sebuah sungai yang airnya begitu jernih, mereka duduk di bebatuan, menikmati udara sejuk di sekitarnya, Nilam hanyut dalam ketenangan jiwa, semilir angin, pepohonan yang rindang, air sungai yang jernih dan dingin, sesekali kicau burung terdengar merdu, tenang da
Hot Chapters