Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DUKUN 99

DUKUN 99

Sungguh hidup kami tak akan berwarna jadinya. Aku lantas berdiskusi dengan Bapak. Kami setengah berbisik karena ini menyangkut sebuah ilmu yang sudah lama kami kuasai. Namun belum pernah kami praktekkan. Ilmu ke-99 yang akan menyempurnakan kesaktian kami. Ada baiknya wanita ini menjadi kelinci percobaan. Rahimnya akan menjadi wadah transfer janin. Tentu saja setelah keduanya setuju.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Pengampunan Ke-99 Kali

Pengampunan Ke-99 Kali

Saking familiar, lihat saja sudah bikin sesak. Dina pelan-pelan jongkok, nggak peduli lengan bajunya kena krim kue. Dia pungut serpihan-serpihan itu dari tong sampah, lalu menyusunnya dengan hati-hati sampai utuh lagi. Totalnya pas 99 kupon baikan. Teringat akan 5 tahun yang lalu, saat dia pegang kupon itu sambil janji padaku, “Supendi, kau tenang saja. Aku nggak akan kasih kau kesempatan pakai kupon ini.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Dia Menolakku 99 Kali dan Kini Menyesal

Dia Menolakku 99 Kali dan Kini Menyesal

Karena di dalam lift tidak ada sinyal, aku melewatkan satu panggilan dari Viny. Detik berikutnya, sebuah pesan pembatalan pertunangan darinya masuk. [Batalkan pertunangan kita, aku tidak ingin menikah denganmu lagi. Marvel sedang tidak enak badan. Aku pergi untuk merawatnya. Jangan datang mengganggu kami ….] Ini adalah kali ke-99 Viny meminta membatalkan pertunangan kami demi Marvel. Kali ini, karena sudah sangat terluka, aku tidak lagi buru-buru memohon agar dia berubah pikiran. Tepat pada saat itu, deretan komentar melayang tiba-tiba muncul di depan mataku. [Tokoh utama, kenapa kamu belum mengejar tokoh wanita? Dia mencintaimu! Hanya saja dia tidak pandai mengungkapkannya!] [Dia sama sekal
618 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

"Aku berharap bisa seberuntung Shanum, mendapat laki-laki sebaik kamu." "Aamiin.. Yang lebih baik lah Mal! Apalah aku ini, justru yang lebih beruntung itu aku, Shanum mau menerima setelah 99 kali aku melamar." Kali ini Mala tertawa lebih lepas, "Masa 99 kali banget sih? Nggak bosen?" "Ya mengutarakan lamarannya sih cuma dua kali, sisanya modus dan gombal yang mengarah ke ngajak nikah."
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai ninety nine
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
fanni nidda
Nggak pernah bosen baca cerita dari Bani Ahmad, paling favorit cerita gus nazril dan anak2nya. Pertama penasaran banget sama kisah kafa & biya sampai di bela2in beli ebooknya, terus beli novel gus dokterku, yang di baca berulang2 cerita master jenggala (masyaallah seru)
Eka Defy
subhanallah kak.... sungguh crta2mu itu bikin aku kepengen nyantri kak,bnr2 hbs bca crta tu rasanya makin cinta Al-Qur'an dan semakin cinta sm Alloh dan rasulnya ... trimakasih kak buat smua manfaat dr crt2 yg kakak buat
Baca Semua Ulasan
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Dia tidak akan pernah kembali lagi selamanya. = TAMAT =
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Luka yang Terulang 99 Kali

Luka yang Terulang 99 Kali

Tepuk tangan bergemuruh sangat lama setelah nada terakhir. Saat kembali ke belakang panggung, aku secara tak terduga bertemu dengan orang-orang yang belum aku temui selama lima tahun. Ayah, Ibu, Kakak, dan Elian. Mereka semua tampak sangat terharu melihatku. "Hana, memang benar kamu! Akhirnya kami menemukanmu!" Ibu mendekat, mengulurkan tangan dengan gemetar. "Kenapa kamu blokir nomor kami? Lima tahun, kami nggak dengar kabar darimu sama sekali. Kami takut kamu kenapa-napa!"
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Sudoku

Sudoku

Dilihatnya kedua kertas itu secara bergantian dengan seksama. Isi dari kertas itu terlihat sama persis, hanya saja di kertas sebelah kanan terdapat tambahan masing-masing satu angka dalam dua kotak besar permainan. 1 dan 4. Tepatnya pada kotak ke-3 dan ke-5, jika diurutkan dari kiri semua juga atas ke bawah. Bunyi notif pesan kini mengubah atensi pemuda itu. Layar ponsel berwarna silver yang terletak di samping kertas sudoku mengeluarkan cahaya, lalu cahayanya meredup.
9.72.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Di halaman itu hanya tertulis satu angka, 99. Itu adalah jumlah berapa kali mereka membuatku kecewa selama ini. Dani tidak mengerti apa maksud angka itu. Dia mengerutkan kening, melemparkan buku harian itu ke lantai, lalu mengirim pesan suara lewat WhatsApp.
15.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Sampai di tahun kesembilan, captionnya berubah. 9th. You can keep my words. This is the time, SG. *** Bersambung
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
90's Love Life Laugh

90's Love Life Laugh

1990 Di masa kini aku sama hancurnya... Langit malam itu sangat hitam pekat. Dante terduduk sembari melihat sinar rembulan yang redup dengan ditemani secangkir teh hangat. Dante kini telah tumbuh menjadi sosok remaja berusia 19 tahun, untuk remaja seusianya Dante sangat tampan dengan perawakan tinggi dan tubuh yang lumayan atletis, gurat wajah yang tegas namun memiliki lesung pipi yang menghiasi wajah tampannya. Kini remaja lelaki itu telah menyelesaikan sekolahnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ninety nine
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status